Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Persibo 0-0 Gresik United: Laga Sengit Tanpa Gol dan Tiga Kartu Merah, Angling Dharma Punya Satu Laga Sisa

Yuan Edo Ramadhana • Sabtu, 22 Februari 2025 | 19:19 WIB
PANAS: Laga Persibo kontra Gresik United di Stadion Letjend Sudirman kemarin (21/2) terbilang panas dengan tensi tinggi. (YUAN EDO RAMADHANA/RADAR BOJONEGORO)
PANAS: Laga Persibo kontra Gresik United di Stadion Letjend Sudirman kemarin (21/2) terbilang panas dengan tensi tinggi. (YUAN EDO RAMADHANA/RADAR BOJONEGORO)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Persibo harus puas berbagi poin dengan Gresik United (GU) pada laga di Stadion Letjend Soedirman (SLS) kemarin (21/2). Derby Jawa Timur (Jatim) tersebut berakhir dengan skor kacamata 0-0. Sehingga, kedua tim sama-sama hanya meraih satu poin.

Hasil tersebut membuat The Giant Killer tertahan di peringkat empat dengan 10 poin. Juga Laskar Joko Samudro tertahan di peringkat tiga klasemen sementara dengan 12 poin. Laga disaksikan sekitar 6.700 suporter tuan rumah tersebut berlangsung sengit dengan tensi tinggi. Terlebih laga tanpa gol ini membuat kedua tim belum aman dari zona degradasi.

Kedua tim bermain ngotot dan sering terjadi benturan antarpemain. Puncaknya pada menit 90, Otavio Dutra pemain tuan rumah dan Marko Ivanovic pemain GU diganjar kartu merah akibat terlibat insiden. Juga Kahar Kalu penyerang GU dihadiahi kartu merah oleh wasit karena melanggar Nur Hidayat Haji Haris bek Persibo di menit 90+5.

Pelatih Persibo Reswandi mengatakan, bahwa para pemain sudah berjuang keras. Juga menciptakan banyak peluang. Namun, pertandingan harus berakhir imbang. Reswandi mengaku masih ada kesempatan bertahan di Liga 2. Tepatnya, laga terakhir melawan Persewar Waropen pada 25 Februari mendatang.

Sehingga, akan berjuang hingga akhir. ’’Kami membutuhkan support, agar bisa mendapatkan hasil baik di pertandingan terakhir dan memenangkan pertandingan,” jelasnya.

Pelatih GU Jajang Nurjaman mengatakan, bahwa hasil imbang tidak diinginkan. Terlebih target meraih tiga poin dan memenangkan pertandingan. Namun, apa boleh buat hanya meraih satu poin. Jajang menjelaskan, melihat jalannya pertandingan kedua tim imbang, saling jual beli serangan. Namun, ada beberapa keputusan wasit disayangkan.

Pihaknya mengaku masih memiliki peluang bertahan di Liga 2, walaupun tipis. Sebab, bergantung pada pertandingan lain. Tepatnya, laga Persibo kontra Persewar Waropen 25 Februari mendatang. ’’Kami tetap siap (melakoni pertandingan playoff degradasi),” ujarnya. (irv/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Jawa Timur #Persewar #stadion letjend soedirman #Liga 2 #Persewar Waropen #persibo bojonegoro #persibo #gresik #djadjang nurdjaman #otavio dutra #Jatim #gresik united #reswandi #sls #GU #bojonegoro #nur hidayat #the giant killer #Marko Ivanovic #Kahar Muzakkar #Derby #laskar joko samudro