Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Preview Match Playoff Degradasi Liga 2 Persibo Bojonegoro vs Persiku Kudus: Cetak Rekor Awal Kompetisi, Kini Berjuang dari Jurang Degradasi

Yuan Edo Ramadhana • Senin, 20 Januari 2025 | 17:48 WIB
PENYEMANGAT: Seluruh elemen suporter Persibo berikan dukungan moral kepada seluruh pemain saat berlatih di Stadion Letjen H. Sudirman musim lalu (19/1). (YUAN EDO RAMADHANA/RADAR BOJONEGORO)
PENYEMANGAT: Seluruh elemen suporter Persibo berikan dukungan moral kepada seluruh pemain saat berlatih di Stadion Letjen H. Sudirman musim lalu (19/1). (YUAN EDO RAMADHANA/RADAR BOJONEGORO)

 

Lika-liku Persibo mengarungi Liga 2 terbilang merana. Lantaran mimpi dan asa naik kasta telah sirna. Kini, The Giant Killer harus tetap tegap mempertahankan posisi di Liga 2.


PERJALANAN Persibo di Liga 2 sejauh ini penuh dinamika, lika-liku, hingga kontroversi. Sebagai klub debutan di kasta kedua sepak bola Indonesia, The Giant Killer sempat tampil meyakinkan di lima laga awal kompetisi dengan meraih rekor kemenangan beruntun.

Namun, kini harus berjuang dari ancaman jurang degradasi. Klub kebanggaan masyarakat Bojonegoro hari ini (20/1) bakal bertanding melawan Persiku Kudus di Stadion Letjend Soedriman (SLS) dalam babak play off degradasi.

Sebelum sampai di titik ini, Persibo mengalami banyak dinamika dan kontroversi di dalam maupun luar lapangan. Mulai pergantian pelatih, tuntutan suporter, kericuhan dalam pertandingan, hingga mendapat keputusan “aneh” dari federasi dan penyelenggara liga.

Puncaknya skuad klub bermarkas di SLS memilih tak bertanding dalam lanjutan laga melawan Deltras FC di Stadion Sasana Krida AAU, Yogyakarta Sabtu lalu (18/1). Sehingga, dinyatakan kalah walkover (WO) dengan skor 3-0 di laga selama dua menit tersebut.

Kekalahan tersebut membuat Persibo harus bertanding di babak play off degradasi melawan Persiku hari ini. Padahal skuad asuhan Kahudi Wahyu baru kembali dari Yogyakarta kemarin pagi (19/1). Juga terdapat lima pemain cedera akibat kerusuhan di Sidoarjo.

Pelatih Persibo Kahudi Wahyu mengatakan kerusuhan, pemain luka-luka, keputusan kontroversial komite disiplin (komdis), komite banding (komding), hingga PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) untuk melanjutkan laga melawan Deltras FC membuat kondisi fisik dan psikologis pemain terganggu.

Grafis Perjalanan Persibo di Liga 2 2024/2025 (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Grafis Perjalanan Persibo di Liga 2 2024/2025 (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

’’Kekecewaan yang luar biasa, tapi mudah-mudahan anak-anak menjadi pemain yang kuat,” ungkapnya. Kahudi menjelaskan, kemarin pagi skuad Persibo sudah kembali dari Yogyakarta. Lalu, menjalani official training (OT) di SLS untuk pertandingan melawan Persiku hari ini.

Terkait jadwal pertandingan yang padat, Menurut Kahudi, kondisi pemain harus diatur dengan baik. Jajaran pelatih telah meyiapkan periodesasi latihan sesuai jadwal yang sangat padat. ’’Kami berharap pemain bisa menjaga kondisi sebaik mungkin,” harapnya.

Pelatih Persiku Bonggo Pribadi mengatakan kompetisi sudah memasuki babak play off degradasi. Sehingga, Macan Muria (julukan Persiku) sudah melakukan berbagai persiapan. Tinggal bagaimana pemain bisa tampil maksimal di laga hari ini.

’’Semua pemain siap dimainkan dalam laga melawan Persibo,” ungkap pelatih sempat diumumkan sebagai pelatih Persibo di awal musim ini. Bonggo menjelaskan, setiap pertandingan di babak play off ini sangat penting.

Sehingga, harus bertanding maksimal. Setidaknya, selalu mendapat poin pada tiap laga. Menurut Bonggo, Persibo dan Persiku berada di fase yang sama. Guna menentukan bisa tidaknya bertahan di Liga 2. Otomatis pertandingan hari ini bakal berjalan seru. (irv/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Persiku #pt lib #stadion letjend soedirman #Kahudi Wahyu Widodo #Liga 2 #indonesia #persibo bojonegoro #persibo #Sasana Krida #kudus #naik kasta #persiku kudus #bonggo pribadi #kontroversi #deltras #bojonegoro #Play Off Degradasi #the giant killer #yogyakarta #macan muria #Sidoarjo