BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Gedung bekas kantor Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro di Jalan Panglima Sudirman bakal beralih fungsi menjadi gedung Pusat Geologi. Hingga kemarin (25/12) masih tampak aktivitas pekerjaan di gedung bertuliskan “Pusat Informasi Geologi Geopark”.
Diketahui, pembangunan gedung tersebut menelan anggaran hingga Rp 4,2 miliar. Hal tersebut untuk mendukung ditingkatkannya status Geopark di Bojonegoro dari level Nasional ke Internasional melalui Unesco Global Geopark (UGGp).
’’Rencananya begitu, tapi saat ini masih dalam pembangunan. Sehingga, masih menjadi aset dinas cipta karya,” ungkap Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro Biyanto.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro Satito Hadi membenarkan, bahwa gedung eks dinsos tersebut bakal beralih fungsi. ’’Bakal menjadi Gedung Pusat Informasi Geologi,” ungkapnya.
Satito menambahkan, bahwa rehabilitasi gedung tersebut masih dalam proses. Menurutnya, pembangunan tersebut sesuai kajian masterplan Geopark Bojonegoro dan menelan anggaran hingga Rp 4,2 miliar dari APBD 2024. ’’Mendukung Geopark, oleh Bappeda Bojonegoro,” imbuhnya.
Berdasar Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Bojonegoro, pagu anggaran rehabilitasi gedung kantor Eks Dinsos untuk Gedung Pusat Informasi Geologi Rp 4,5 miliar pada tahun ini. Tender dimenangkan CV Indo Karya asal Kecamatan Balen, dengan nilai kontrak mencapai Rp 4,2 miliar.
Sebelumnya, proses tender diikuti 52 peserta, tapi hanya dua peserta yang melakukan proses penawaran yakni CV Nikmah Trijaya dan pemenang kontrak CV Indo Karya. (dan/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana