Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

16 Caleg Petahana Bojonegoro Tumbang, 19 Wajah Baru Melenggang

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 7 Maret 2024 | 19:09 WIB
Ilsutrasi Calon Peteahana Berpeluang Tumbang (Ainur Ochiem/Radar Bojonegoro)
Ilsutrasi Calon Peteahana Berpeluang Tumbang (Ainur Ochiem/Radar Bojonegoro)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Rekapitulasi suara hasil Pemilihan Umum 2024 di tingkat kabupaten sudah selesai. Namun, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro belum menetapkan calon legislatif (Caleg) DPRD terpilih. Alasannya, sesuai tahapan masih rekapitulasi di tingkat provinsi, dan hasil Pemilu menunggu KPU RI.

Sesuai data rekapitulasi dari penyelenggara Pemilu 2024. Dari 50 anggota DPRD, tiga wakil rakyat tidak berangkat merebutkan kursi DPRD Bojonegoro, di antaranya Sunjani, Fauzan, dan Agus Suprayitno. Karena, tidak mencalonkan hingga bertarung di tingkat provinsi.

Selain itu, 47 wakil rakyat kembali berangkat. Namun, tercatat 16 caleg petahana tumbang. Sebaliknya, ada 19 wajah baru yang bakal melenggang di kursi empuk parlemen. Sebarannya Dapil satu sebanyak lima caleg; dapil dua sejumlah tiga caleg; dapil tiga sejumlah dua caleg; dapil empat sebanyak lima caleg; dapil lima hanya satu caleg; dan dapil enam sejumlah dua caleg. (selengkapnya di grafis).

Melihat data tersebut, komposisi kursi pimpinan DPRD bakal ada perubahan. Partai Demokrat terancam kehilangan kursi pimpinan, karena tergeser PDIP. ‘’Pleno penetapan menunggu pusat,’’ kata Ketua KPUK Bojonegoro Fatkhur Rohman Rabu (6/3).

Rohman menjelaskan, sesuai tahapan Pemilu 2024 pleno penetapan hasilnya pada 20 Maret mendatang. Namun, itu jika tidak ada gugatan.

Sementara itu, caleg wajah baru yang sudah mengantongi data hasil rekapitulasi di KPUK optimistis akan melenggang di parlemen. ‘’Kami yakin PDIP dapat satu kursi di dapil (daerah pemilihan) satu,’’ kata Caleg Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) Erix Maulana Heri Kiswanto.

Erix menegaskan, sesuai hasil rekapitulasi KPUK sudah jelas, PDIP mendapat satu kursi di dapil satu. Dari delapan caleg, dia mengklaim mendapat suara terbanyak, dan berpotensi menggeser caleg petahana PDIP Agung Handoyo. ‘’Suara terbanyak Alhamdulillah saya,’’ beber mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) itu.

Terpisah, caleg Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dapil Satu Mustakim mengatakan, yakin bakal duduk di kursi dewan. Namun, dibarengi rasa pasrah. Dia menuturkan, telah berusaha semaksimal mungkin. ‘’Yakin (lolos). Usaha semaksimal mungkin untuk menggugurkan kewajiban. Soal hasil sepenuhnya pasrah sama Yang Maha Kuasa,’’ tuturnya.

Caleg Partai Amanat Nasional (PAN) Dapil Empat Choirul Anam menyampaikan, baru mencalonkan diri untuk pertama kali. Sedangkan, aktif menjadi kader sejak 2004.

Kini ia menilai, hasil rekapitulasi cukup memuaskan. Sebab, PAN berpotensi mendapat satu kursi di dapil empat dan bakal diisi dirinya. ‘’Insyaallah (lolos ke parlemen). Karena PAN mendapat satu kursi sedangkan, suara saya terbanyak,’’ ungkap Ketua Dewan Pimpinan Cabang Cabang (DPC) PAN Kedungadem tersebut.

Choirul melanjutkan, strategi pencalonannya telah disiapkan sejak setahun lalu. Dari memperkuat jaringan hingga pengurus ranting. Serta, mengamankan suara dimiliki kader sekaligus eks anggota dewan dari PAN sebelumnya. ‘’Dulu 2009 saya aktif mendampingi salah satu dewan yang sekarang almarhum (meninggal). Kemudian, dari Kecamatan Kedungadem saya dinilai potensi maju jadi, mencalonkan diri. Salah satu strateginya merapatkan dan menjaring suara yang telah ada sebelumnya,’’ jelasnya.

Pria asal Desa Dayukidul, Kecamatan Kedungadem tersebut mengaku, berlatar belakang sebagai kepala madrasah (kamad) di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Muhammadiyah Kedungadem.

Sehingga, lanjut dia, jika membahas alat kelengkapan DPRD kemungkinan akan bergabung di Komisi C. ‘’Karena hasilnya insya Allah saya lolos dari DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) PAN Jatim menghubungi untuk melaporkan perkembangannya,’’ beber dia.

Sementara itu, Caleg Partai Kesejahteraan Sosial (PKS) Dapil Enam Muhadi belum bisa dikonfirmasi terkait perolehan suaranya. Sebab, pihaknya mengaku masih di luar negeri. ‘’Maaf, lagi di luar negeri,” tulisnya melalui pesan WhatsApp.

Sebanyak 16 dari 47 caleg petahana berpotensi tersingkir dari kursi legislatif tahun ini. Tergeser orang baru baik dari sesama maupun lintas partai. Tidak semua legawa, karena masih ada harapan hingga penetapan. ‘’Insya Allah pasti ada (harapan),’’ tutur Caleg Petahana PDIP Agung Handoyo Rabu (6/3).

Berdasar hasil rekapitulasi KPU Bojonegoro, sebanyak 16 caleg petahana berpotensi tumbang. Rinciannya tiga caleg di dapil satu; lima caleg di dapil dua; dua caleg di dapil tiga; tiga caleg di dapil empat; dua caleg di dapil lima; dan satu caleg di dapil enam. Satu di antara caleg petahana tergeser yakni Agung Handoyo dapil satu. Berpeluang besar tergantikan Erix Maulana Heri Kiswanto sesama kader PDIP.

Agung mengungkapkan, belum beruntung di kontestasi politik tahun ini. Terkait hasil diterima atau tidak dikembalikan kepada partai. Namun, lanjut dia, masih ada harapan hingga keputusan KPUK ditetapkan. ‘’Untuk lebih jelasnya kita tunggu keputusan KPUK,’’ tandasnya.

Dia menyampaikan, potensi tergeser tidak ada kaitannya dengan strategi politik dijalankan. Sebab, tidak ada perubahan dari sebelumnya. Namun, perlu diperhatikan yakni perbaikan sistem pemilu dan penegakan peraturan. ‘’Bukan rahasia umum lagi bagaimana uang menjadi penentu kemenangan dan seolah ada pembiaran dari penyelenggara,’’ ujarnya.

Anggota Komisi A DPRD Bojonegoro tersebut memberi catatan evaluasi kepada penyelenggara pemilu. Dia menilai, seharusnya lebih mengawasi dan menindak segala bentuk kecurangan yang ada. Lantaran yang bisa melaksanakan penegakan aturan hanya pihak penyelenggara. ‘’Karena longgarnya penegakan aturan dimanfaatkan oleh peserta pemilu,’’ tudingnya.

Ketua DPC Perindo Supaat menambahkan, partainya tidak lagi menduduki kursi parlemen pada 2024-2029. Sebab, caleg petahana dapil enam, Agus Sugianto tidak lolos. Dia mengungkapkan, sudah tidak ada kemungkinan atau peluang Perindo tahun ini. ‘’Sudah tidak ada (kemungkinan lolos),’’ terangnya. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#DPRD #KPU #perindo #pan #rekapitulasi #pks #parlemen #Kursi #pemilu #caleg #petahana #pemilu 2024 #bojonegoro #pkb #KPUK #pdip