Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Alun-Alun Kembali Jadi Tempat CFD, Pemkab Bojonegoro Segera Evaluasi dan Rapikan Tata Letak Pedagang

Yuan Edo Ramadhana • Senin, 6 November 2023 | 19:02 WIB
RAMAI : Alun-Alun Bojonegoro kembali menjadi tempat kegiatan CFD mulai kemarin (5/11). CFD di Stadion Letjen Soedirman juga masih berlangsung. (WAHYU DHANI A/RDR.BJN)
RAMAI : Alun-Alun Bojonegoro kembali menjadi tempat kegiatan CFD mulai kemarin (5/11). CFD di Stadion Letjen Soedirman juga masih berlangsung. (WAHYU DHANI A/RDR.BJN)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Alun-alun kembali menjadi tempat digelarnya kegiatan car free day (CFD). Kembalinya CFD di pusat kota itu disambut hangat oleh ribuan masyarakat dan pedagang. Sebab, sejak 19 Februari, CFD digelar di Stadion Letjend Sudirman.

Kembali digunakannya alun-alun sebagai tempat CFD, tidak membuat CFD di stadion ditutup. Sehingga, setiap minggu ada dua kegiatan CFD di Bojonegoro. Namun, pemkab masih akan mengevaluasi dan merapikan tata letak para pedagang.  

‘’CFD di alun-alun adalah penambahan titik CFD yang sudah ada sekarang di stadion. Hal itu untuk menambah ruang publik yang nyaman bagi masyarakat,” ungkap PJ Bupati Bojonegoro Adriyanto kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro..

Sekretaris daerah (Sekda) Bojonegoro Nurul Azizah meninjau pelaksanaan CFD di alun-alun. Nurul mengatakan, kegiatan rutin warga Bojonegoro setiap minggu pagi itu masih diramaikan oleh pengunjung yang berolahraga dan warga yang berdagang.

‘’Kembali digelar di Alun-alun. Namun juga masih digelar di stadion Letjend Sudirman,” terangnya.

Nurul melanjutkan, inti dari CFD adalah tempat olahraga yang bebas polusi. Namun karena ramainya orang, akhirnya pedagang juga hadir.

‘’Kami tetap mengevaluasi dan merapikan tata letak pedagang. Khususnya area Jalan Mas Tumapel yang akan sterilkan dan dikhususkan aktivitas olahraga,” terangnya saat

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disdagkop UM) Sukaemi menyampaikan, pedagang yang sudah berjualan di stadion tidak perlu berkeinginan pindah jualan ke CFD alun-alun. Sebab, kawasan di alun-alun disterilkan untuk memberikan kenyamanan. ‘’Hal ini juga menjaga kebersihan  pusat kota pemerintahan Bojonegoro,” jelasnya.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro Bambang Loemawan mengatakan, inti dari CFD yakni menghentikan arus lalu lintas untuk sementara. CFD di alun-alun berlangsung selama tiga jam.

‘’Bisa memilih sendiri, kalau di alun-alun sekitar 3 jam. Kalau di stadion bisa lebih lama,” ungkapnya saat ditemui di alun-alun kemarin (5/11). (dan/zim)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#adriyanto #pj bupati bojonegoro #pemkab bojonegoro #olahraga #bojonegoro #cfd #alun-alun bojonegoro #Pedagang