BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Dua pelaku perampokan emas di Pasar Klepek, Kecamatan Sukosewu hingga Selasa (31/10) belum terungkap. Meskipun, polisi mengklaim sudah mengantongi identitas pelakunya.
Kasatreskrim Polres Bojonegoro AKP Fahmi Amarullah menyampaikan, telah mengantongi ciri-ciri pelaku. ‘’Benar, sementara sudah ada ciri-ciri pelaku,” terangnya.
Polisi berpangkat tiga balok di pundaknya itu mengatakan, perlu kehati-hatian dalam upaya pengejaran pelaku bersenjata tersebut, dan berharap dukungan agar kasus tersebut cepat terungkap.
“Insya Allah sedang kami lakukan pengejaran. Mohon doa dan dukungannya, semoga cepat terungkap,” ungkap AKP Fahmi Selasa (31/10).
Peristiwa perampokan tersebut diketahui oleh Aan, 35, penjaga toko pada Senin sekitar pukul 09.15. Kejadian berawal saat berkemas sebelum menutup toko.
Namun, dua orang datang menaiki motor matik, masuk ke toko dengan menodongkan senjata api (senpi) ke arahnya. Karena ketakutan, tak bisa berbuat apa-apa. ‘’Membawa emas 1 kilogram, dan uang tunai,” bebernya.
Total kerugian yang dialami pemilik toko perhiasan tersebut meliputi emas 1 kilogram senilai Rp 400 juta dan uang tunai sekitar Rp 5 juta. Pasca kejadian, anggota polsek Sukosewu langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), setelah menerima laporan dari warga sekitar pukul 11.00 WIB.
Humas Polres Bojonegoro Iptu Supriyanto menjelaskan, bahwa saat ini kasus tersebut ditangani oleh Polres Bojonegoro dan dua pelaku masih dalam upaya pengejaran. ‘’Sudah ditangani Polres dan dalam penyelidikan,” terangnya. (dan/msu)
Editor : Hakam Alghivari