BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Sebanyak 3.624 marbot dan 936 modin perempuan terima bantuan insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Bantuan tersebut langsung dikirim ke rekening penerima. Insentif ini diberikan sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi Pemkab bagi pekerja sosial yang mengabdikan diri kepada masyarakat.
Sriatun, modin perempuan dari Desa Sendangagung, Kecamatan Sumberrejo sangat bersyukur dengan adanya program bantuan insentif dari pemkab untuk para modin perempuan. Sebelumnya dirinya menjalankan tugas sebagai modin perempuan karena tanggungjawab sosial, sukarela membantu dalam proses mengurus jenazah.
''Terima kasih kepada pemkab atas kepedulian kepada kami, semoga bantuan ini menambah semangat dan motivasi kita untuk tetap membangun jiwa sosial terhadap sesama muslim," tuturnya.
Marbot Masjid Hidayatul Muttaqien Desa Sobontoro, Kecamatan Balen Ali Sabar mengatakan, bersyukur dengan adanya bantuan insentif dan sudah ditransfer langsung ke rekening. "Semoga program yang baik ini dapat berlanjut dan membawa maslahat bagi semua marbot. Sehingga menambah semangat dalam mengurus masjid," lanjutnya.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sahlan mengatakan, pemberian insentif bagi marbot maupun modin perempuan bertujuan meningkatkan kesejahteraan. Selain itu juga memotivasi dan apresiasi kepada para pelaku sosial kemasyarakatan dan keagamaan. Selama ini, para modin perempuan dengan sukarela membantu proses pemulasaran jenazah. Sedangkan, para marbot senantiasa menjaga kebersihan masjid untuk kenyamanan dalam beribadah.
''Untuk saat ini ada 3.624 marbot dan 936 modin perempuan yang menerima bantuan insentif dari Pemkab Bojonegoro dan telah ditransfer di rekening masing-masing penerima,” jelasnya.
Sesuai data pada laman Satu Data Bojonegoro, dari tahun ke tahun penerima bantuan insentif modin perempuan mengalami kenaikan. Yakni, mulai dari tahun 2019 sebanyak 337 penerima, tahun 2020 834 penerima, tahun 2021 838 penerima, dan tahun 2022 858 penerima.
Selanjutnya, untuk penerima insentif marbot pada 2019 sebanyak 2.185 penerima, 2020 3.363 penerima, 2021 3.141penerima, dan 2022 3.464 penerima. (ewi/bgs)