Apalagi, dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN), baik seleksi nasional berbasis prestasi (SNBP) dan seleksi nasional berbasis tes (SNBT) memiliki peluang yang sama. Perlunya siswa SMK ikut tryout SNBT.
Terlebih siswa eligible atau bisa mengikuti jalur prestasi sama-sama ditentukan akreditasi sekolah. SNBP tahun ini sebanyak 7.023 siswa SMK eligible atau bisa mengikuti jalur SNBP. Jumlahnya lebih banyak dari SMA hanya 1.834 siswa.
Kasi SMK Cabdisdik Jawa Timur Wilayah Bojonegoro-Tuban Agung Prijono mengatakan, lulusan SMK di samping bekerja, bisa melanjutkan pendidikan ke PTN. Sejak kelas 10 hingga 12 bisa menggunakan kurikulum merdeka. Terlebih kurikulum baru tersebut siswa dibekali melanjutkan ke PTN, selain membuat inovasi dan produk.
Agung meminta orang tua mendorong siswa berkuliah. Termasuk siswa SMK dibekali mata pelajaran pilihan. ‘’Untuk membekali dan melatih ketika ikut dalam tes masuk perguruan tinggi,” jelasnya. (irv/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto