‘’Kalau pulang pasti ditodong dan diajak latihan teater,” tuturnya ditemui di Kelurahan Jetak, Kecamatan Bojonegoro Kota, Rabu (1/2).
Banon tak lelah bergerak. Terbaru, membintang serial Netflix berjudul Nightmares and Daydreams garapan sutradara Joko Anwar. Sebelumnya membintangi iklan layar televisi, hingga video klip musisi Kunto Aji. Kemampuan peran memang tidak diragukan lagi.
Alumnus Institut Kesenian Jakarta tersebut menyampaikan bahwa dirinya fokus memainkan peran sekecil apa pun. Termasuk kerap menjadi peran pendukung atau cameo, tapi mulai dari peran-peran kecil tersebut dirinya dilirik sutradara-sutradara lain.
‘’Paling banyak berperan atau dialog ada di film Wage menceritakan tokoh WR Supratman,” ujar pemuda asal Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Bojonegoro Kota itu.
Banon memiliki keteguhan bila ingin tetap bertahan di industri layar lebar, mengedepankan attitude atau perilaku. Sebagus apa pun seorang aktor memainkan peran harus diimbangi perilaku.
Awalnya, Banon minder saat beradu peran dengan artis terkenal. Tetapi, pengalaman pertamanya membintangi iklan dihadapkan sosok Komeng, ternyata membuat jam terbangnya naik. Hingga tak terhitung berapa produk iklan hingga film dibintanginya.
Kini, Banon aktif memberi coaching clinic khusus aktor-aktor bermain di layar lebar. Menjadi konsultan acting bagi aktor sebelum dimulainya produksi film. ‘’Rasanya tidak menyangka bisa melatih aktor justru lebih terkenal dari saya sendiri. Tentu, menjadi pengalaman unik,” ujarnya. (dan/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto