Kabid Pembangunan dan Kerja Sama Desa (PKD) dan Teknologi Tepat Guna (TTG) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro Eva Budiarto mengatakan, desa berdaya program dari Dinas PMD Jawa Timur. Menumbuhkan inovasi menggerakkan perekonomian desa berbasis potensi dan sumber daya dimiliki.
‘’Anggaran program desa berdaya dari provinsi,’’ ujarnya.
Setiap desa penerima program desa berdaya diberi anggaran Rp 100 juta. Pemerintah desa (pemdes) mengatur segala pembelian maupun pembuatan ditentukan. Seperti, Desa Sidobandung, Kecamatan Balen, pada 2022 membuat wisata embung dermaga.
Eva menjelaskan, sebelum 2021 penerima program desa berdaya yang belum berkembang. Berbanding terbalik sejak 2021 hingga sekarang. Penerima program desa berdaya justru desa mandiri. ‘’Saat ini belum ada surat terkait program desa berdaya 2023. Anggaran dan penentuan desanya belum diketahui,’’ jelasnya. (ewi/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto