Kepala Desa (Kades) Soko Mochamad Johan Hariyoko mengatakan, pemerintah desa (pemdes) setempat setiap satu minggu sekali mengecek progres pengerjaan. Serta, tim pelaksana (timlak) selalu berada di lokasi. Misalnya, Selasa (10/1) ke lokasi bersama konsultan. Kemarin (11/1) dilakukan pengecoran dengan menggunakan readymix.
Berdasar papan informasi proyek pembangunan Jembatan Glingsem, sumber dana dari BKK (Bantuan Keuangan Khusus) APBD 2022. Dengan waktu pengerjaan 150 hari. ‘’Kami akan membuat adendum waktu. Untuk penambahan waktu pengerjaan pembangunan jembatan ini,’’ ujarnya.
Johan berharap adanya jembatan baru perekonomian warga bisa lebih lancar. Sehingga bisa meningkatan taraf perekonomian penduduk sekitar. Serta bisa memudahkan masyarakat menjalani aktivitas.
‘’Senang jembatan diperbaiki. Sehingga tidak ada hambatan lagi kalau hujan,’’ ujar salah satu warga Dusun Kalimati.
Dia menambahkan, masyarakat dari Dusun Sekonang selalu jalan kaki ketika hujan. Motor dititipkan di Dusun Kalimati karena tidak ada jembatan. Sehingga warga harus jalan kaki untuk menyeberangi sungai. (ewi/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto