Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Pasang Stiker Belum Bayar PBB

M. Yusuf Purwanto • Sabtu, 12 November 2022 | 02:24 WIB
BERBURU PAJAK: Petugas bapenda memasang stiker di bangunan warga masih nunggak PBB. (Istimewa For RDR.BJN)
BERBURU PAJAK: Petugas bapenda memasang stiker di bangunan warga masih nunggak PBB. (Istimewa For RDR.BJN)
BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Sebanyak 31 desa dari 12 kecamatan masih belum lunas pajak bumi bangunan (PBB) 100 persen. Tentu, alokasi dana desa (ADD) tahap dua juga belum cair, berimbas perangkat desa belum gajian hingga lima bulan.

 

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro mulai identifikasi titik-titik obyek pajak dengan wajib pajak (WP) nunggak. Pihaknya pasang stiker atau plang di obyek pajak dengan tulisan ‘obyek pajak dalam pengawasan Pemkab Bojonegoro’.

 

Kepala Bapenda Ibnu Soeyoeti mengatakan, diminta pihak kecamatan untuk membantu memasang stiker tersebut. “Kami kemarin (Kamis) itu turun di kawasan Kecamatan Kota, Baureno, dan Padangan,” katanya. Menurutnya pemasangan stiker guna meningkatkan kesadaran WP masih nunggak. “Para WP itu ada yang nunggak satu atau dua tahun,” tuturnya.

 

Realisasi pelunasan PBB 100 persen, kata dia, perlu kekompakan dari pemerintah desa bersama masyarakat. “Pemerintah desa harus lebih kreatif. Pendekatannya melalui kepala dusun, ketua RW, hingga ketua RT guna menggugah kesadaran masyarakat bayar PBB,” jelasnya.

 

Juga bisa menghidupkan budaya jimpitan, yakni iuran sukarela seminggu sekali. Sebab, berdasar pantauannya penyebab beberapa desa belum lunas 100 persen itu karena uang masih nyangkut di perangkat desa. Bahkan, menurut Ibnu, ada warga belum terima surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT) PBB dari pemdes. (bgs/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
#Pajak #sppt #pbb #ADD #bojonegoro #Pasang Stiker