Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Berebut Ikan di Waduk Ngradin

M. Yusuf Purwanto • Senin, 1 Agustus 2022 | 16:20 WIB
GROPYOKAN IKAN: Warga tumpah ruah di Waduk Desa Ngradin, Kecamatan Padangan kemarin (31/7). Menggunakan peralatan sederhana seperti seser atau jaring untuk berburu ragam ikan tawar di waduk. (M. Arif Yanto/RDR.BJN)
GROPYOKAN IKAN: Warga tumpah ruah di Waduk Desa Ngradin, Kecamatan Padangan kemarin (31/7). Menggunakan peralatan sederhana seperti seser atau jaring untuk berburu ragam ikan tawar di waduk. (M. Arif Yanto/RDR.BJN)
BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Ratusan warga tumpah ruah di Waduk Desa Ngradin, Kecamatan Padangan sejak pagi hingga siang kemarin (31/7). Di saat air waduk sedang surut, karang taruna desa setempat gelar acara gropyokan ikan. Warga menggunakan peralatan sederhana seperti seser atau jaring untuk berburu ragam ikan tawar di waduk.

 

Kepala Desa (Kades) Ngradin Ngatemin menerangkan, bahwa acara gropyokan atau memetan ikan di desanya memang digelar setahun sekali. Ketika air waduk mulai surut dan ikan-ikan sudah beranjak dewasa. “Setiap tahun acara gropyokan selalu meriah. Ratusan warga yang datang, tidak hanya warga kawasan Kecamatan Padangan saja, tapi juga warga Tambakrejo, Kasiman, hingga Cepu, Blora,” ujarnya.

 

Bahkan, bukan hanya orang-orang dewasa yang ikut, tapi juga dari kalangan anak-anak dan ibu-ibu saling berebut mendapatkan ikan. Tradisi gropyokan pun jadi ajang menumbuhkan kebersamaan dan kekompakan antarwarga. “Setidaknya warga-warga asli Desa Ngradin turut menjaga waduk yang mana selama ini dikelola oleh karang taruna setempat,” katanya.

Photo
Photo
GROPYOKAN IKAN: Warga tumpah ruah di Waduk Desa Ngradin, Kecamatan Padangan kemarin (31/7). Menggunakan peralatan sederhana seperti seser atau jaring untuk berburu ragam ikan tawar di waduk. (M. Arif Yanto/RDR.BJN)

Adapun berbagai jenis ikan air tawar seperti nila, gabus, tombro, bandeng, mujair dan wader bisa diperoleh di waduk seluas 121x85 meter itu. Ngatemin juga berpesan hasil dari acara gropyokan agar tidak semuanya masuk kas karang taruna, tapi alangkah baiknya digunakan untuk kegiatan sosial. “Alhamdulillah hasil dari tiket acara gropyokan itu ada yang disumbangkan untuk musala setempat,” bebernya.

 

Puji Santoso salah satu warga setempat mengatakan hasil tangkapan ikan di Waduk Ngradin digunakan untuk lauk disantap bersama keluarga. Ia selalu menantikan acara gropyokan itu setiap tahunnya. ”Berharap kedepannya ikannya bisa lebih banyak lagi dan desa ngradin lebih dikenal,” pungkasnya. (bgs/msu) Editor : M. Yusuf Purwanto
#surut #waduk #Berebut Ikan #bojonegoro #Gropyokan Ikan