Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Siswa Baru di Bojonegoro Cenderung Memilih Pendidikan Agama

M. Yusuf Purwanto • Senin, 25 Juli 2022 | 18:42 WIB
BERBASIS AGAMA: Siswa MI sedang mengikuti kegiatan di sekolah. Pendidikan berbasis agama lebih diminati wali siswa. (BHAGAS DANI PURWOKO/RDR.BJN)
BERBASIS AGAMA: Siswa MI sedang mengikuti kegiatan di sekolah. Pendidikan berbasis agama lebih diminati wali siswa. (BHAGAS DANI PURWOKO/RDR.BJN)
BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Jumlah siswa baru madrasah negeri mengalami peningkatan. Khususnya pagu MIN terpenuhi. Banyaknya siswa baru di madrasah diperkirakan karena kesadaran masyarakat terkait pendidikan agama meningkat.

 

Kepala MIN 2 Bojonegoro Murtadhon mengatakan, tahun ajaran baru terdapat 50 siswa baru yang masuk. Jumlah tersebut sudah memenuhi pagu, meski terdapat dua siswa mengundurkan diri.

 

“Penerimaan siswa baru sudah ditutup sejak Juni,” ungkapnya.

 

Murtadhon menjelaskan, jumlah siswa baru diterima sesuai dengan kapasitas ruang kelas dan fasilitas. Sehingga tidak bisa menerima terlalu banyak siswa.

 

“Sarana dan prasarana kami masih terbatas,” terangnya.

 

Pihaknya mengaku pengenalan lingkungan sekolah pada siswa baru atau masa ta’aruf siswa madrasah (matsama) sudah dilakukan. Termasuk pengenalan kurikulum merdeka pada siswa maupun wali siswa.

 

Kepala MIN 3 Bojonegoro Darwadi mengatakan siswa baru di madrasahnya memenuhi pagu. Terdapat 38 siswa baru dari dua kelas tersedia. Sehingga setiap kelas diisi 19 siswa.

 

Darwadi menjelaskan sebenarnya rasio guru dibanding siswa hanya satu banding 15. Tentu setiap kelas berisi 15 siswa. Namun dengan menyesuaikan kapasitas kelas diisi 19 siswa.

 

“Sudah melebihi rasio, sehingga tidak terkesan guru kekurangan siswa,” terangnya.

 

Menurut Darwani minat masyarakat untuk bersekolah sudah mulai meningkat. Tentu untuk mendapatkan pendidikan agama yang baik.

 

Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Bojonegoro Sholihul Hadi mengatakan belum keseluruhan madrasah melaporkan hasil PPDB. Namun untuk madrasah negeri, khususnya MIN sudah terpenuhi semua.

 

“Siswa diterima sesuaikan dengan kondisi sekolah,” ungkapnya.

 

Sholi sapaannya menjelaskan masih terdapat madrasah yang belum memenuhi pagu. Sebab pagu tersisa digunakan untuk mengantisipasi siswa pindahan. Persentasenya mencapai dua persen dari total pagu.

 

“MAN 5 belum mencapai pagu, namun ada peningkatan dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya

 

Menurut Sholi kesadaran masyarakat untuk pendidikan agama meningkat. Sehingga berpengaruh minat bersekolah di madrasah.

 

“Kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan madrasah sudah meningkat,” terangnya.(irv/msu) Editor : M. Yusuf Purwanto
#madrasah #Pendidikan Agama #kemenag #Siswa #bojonegoro #pagu #ppdb