Juga, orang tua di wilayah tertentu cenderung menyekolahkan anaknya ke lembaga berbasis agama. “Informasi sementara dari anggota PGRI di berbagai kecamatan,” jelasnya.
Ali menjelaskan, beberapa sekolah berbasis agama mulai diminati, seperi MI, SDIT, hingga SD Muhammadiyah. Sehingga untuk mengimbangi SDN perlu menguatkan pembelajaran agama. “Bisa jadi dilebali SDN plus,” ungkapnya.
Menurut Ali, tuntutan masyarakat sudah berkembang. Sehingga lembaga harus membuat inovasi sesuai kebutuhan dan keinginan masyarakat. (irv/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto