Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Jumlah Usaha Mandiri di Bojonegoro Stagnan, Tahun Lalu 440 Unit

M. Yusuf Purwanto • Kamis, 16 Juni 2022 | 17:06 WIB
SEKTOR BISNIS: Kawasan Jalan Veteran ini menjadi ruas bisnis. Potensi usaha terbuka meski saat ini masih stagnan. Pada 2021 ada 440 usaha mandiri baru. (NURCHOLIS/RDR.BJN)
SEKTOR BISNIS: Kawasan Jalan Veteran ini menjadi ruas bisnis. Potensi usaha terbuka meski saat ini masih stagnan. Pada 2021 ada 440 usaha mandiri baru. (NURCHOLIS/RDR.BJN)
BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Pertumbuhan usaha mandiri di Bojonegoro belum begitu signifikan. Lima bulan terakhir belum ada wirausaha mandiri baru yang muncul. Dinas perindustrian dan tenaga kerja (dinperinaker) optimistis tahun ini jumlah wirausaha baru masih cukup banyak.

 

Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinperinaker Slamet mengatakan, setiap tahun selalu ada wirausaha baru. Baik bidang kuliner, kerajinan, atau jasa. Sehingga, tahun ini masih yakin tetap ada usaha mandiri baru.

 

Data dinperinaker menyebutkan, lima bulan terakhir tidak ada pertambahan wirausaha baru. Tahun lalu, total 440 wirausaha baru yang beroperasi. Berdasar data itu, tahun ini potensi masih aka nada wirausaha baru.

 

Wirausaha baru itu sebagian besar usaha kecil menengah (UKM). Mereka membuka usaha mandiri karena tidak ingin bekerja menjadi karyawan di perusahaan. Pelaku usaha memilih menjadi enterpreneur sebagai jalan mendapatkan penghasilan.

 

Slamet menjelaskan, para pelaku usaha baru itu sebagian besar masyarakat sudah mendapatkan pelatihan kerja. Mereka diberikan berbagai keterampilan (skill) untuk mengolah barang. Setelah mahir mereka menjadi wirausaha mandiri. ‘’Setiap tahun kami selalu memberikan pelatihan. Tahun ini pelatihan akan dilakukan bulan depan,’’ jelasnya.

 

Tidak semua masyarakat sudah menerima pelatihan membuka usaha mandiri. Sebagian ada memilih untuk melamar pekerjaan.

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bojonegoro Ahmad Sirojul Munir mengatakan, sejauh ini jumlah wirausaha di Bojonegoro cukup banyak. Terutama usaha kecil menengah di berbagai bidang. ‘’Anggota kami juga terdiri dari berbagai bidang usaha,’’ jelasnya.

 

Menurut Sirojul, pihaknya mendorong anak-anak muda berani terjun di dunia wirausaha. Semakin banyak wirausaha membuat ekonomi semakin berkembang. (zim/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
#Usaha Mandiri #dinperinaker #pinarak bojonegoro #bojonegoro