Radar Tuban – Mulai kemarin (3/11) petang sekitar pukul 18.00 hingga Selasa (10/11) mendatang, Jembatan Glendeng di perbatasan Tuban-Bojonegoro disterilkan. Semua kendaraan, baik roda empat maupun roda dua dialihkan ke jalur Ponco, Parengan – Bojonegoro melalui Jembatan Kaliketek.
Sterilisasi tersebut sambil menunggu hasil kajian Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi Jawa Timur. Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kasatlantas Polres Tuban AKP Argo Budi Sarwono menjelaskan, portal besi sudah terpasang pada kedua sisi jembatan, baik dari arah Bojonegoro maupun Tuban.
Baliho pengalihan arus juga sudah terpasang di pertigaan traffic light Kecamatan Soko. ‘’Semua kendaraan dari Tuban menuju Bojonegoro dialihkan ke jalur Ponco, Parengan melewati Jembatan Kalikethek,’’ tegas dia.
Sebelum memutuskan rekayasa lalu lintas tersebut, Forum Lalu Lintas Tuban menggelar pertemuan terbatas bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Tuban, Bakorwil Bojonegoro, dan instansi terkait.
Dalam pertemuan terbatas tersebut dibahas terkait keamanan jembatan. ‘’Hasil evaluasi sementara dilarang melintas jembatan selama sepekan ke depan, sambil tunggu kajian’’ tambah dia.
Berdasarkan informasi yang diterima wartawan koran ini, fondasi jembatan tersebut sudah menunjukkan tanda-tanda retak sejak lima hari lalu. Puncaknya saat hujan deras pada Senin (2/11) sore. Saat itu, salah satu titik jembatan tersebut tergerus aliran air Bengawan Solo.
‘’Setelah dikaji oleh tim ahli, nanti baru diputuskan apakah jembatan ini aman untuk dilintasi kendaraan atau tidak,’’ jelas Argo. Dikonfirmasi terpisah, Plt Kepala Dishub Tuban Gunadi mengatakan, potensi bahaya jembatan runtuh menjadi pertimbangan utama penutupan jembatan.
Apalagi, cuaca masih belum menentu. Ketinggian permukaan Bengawan Solo masih terus naik dan menggerus fondasi tersebut. ‘’Meski jembatan masih bisa dilewati kendaraan kecil, tapi risikonya besar. Jadi diputuskan rekayasa lalu lintas saja,’’ tandas dia.
Gunadi menyampaikan, beberapa hari sebelumnya kendaraan berat sudah banyak dialihkan ke jalur alternatif Ponco, Parengan. Pengalihan tersebut terkait perbaikan jalan di utara Jembatan Glendeng yang memicu kemacetan arus lalu lintas akibat penerapan sistem buka tutup.
Sejak sepekan terakhir, hanya kendaraan kecil dan roda dua yang hanya diperbolehkan lewat. ‘’Kendaraan roda empat sudah lebih dulu melewati jalur alternatif karena perbaikan jalan,’’ jelasnya.
Editor : Indra Gunawan