Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Abadikan Gagak Rimang Raksasa

Bachtiar Febrianto • Jumat, 24 Januari 2020 | 20:59 WIB
Abadikan Gagak Rimang Raksasa
Abadikan Gagak Rimang Raksasa

TUBAN, Radar Tuban – Gagak Rimang yang dipercaya sebagai nama kuda hitam tunggangan Ronggolawe menjadi obyek lukisan para seniman yang tergabung dalam Tuban Graffiti (Tubgraf). 


Belasan seniman mengabadikan salah satu hewan legenda masyarakat Tuban itu di tembok pojok Jalan Ronggolawe Tuban. Lukisan raksasa bermedia tembok berukuran 3x4 meter itu menarik perhatian siapa pun yang melintas.


Akbar Kusuma Anjasmara, salah satu seniman pembuat lukisan raksasa tersebut mengatakan, Gagak Rimang adalah legenda masyarakat Tuban. Salah satu motivasinya membuat mural kuda hitam adalah masukan banyak masyarakat. 


‘’Berdasarkan ratusan orang yang saya tanya, salah satu ciri khas Tuban adalah kuda hitam. Ini yang menjadi motivasi kami untuk membuat lukisan salah satu ikon kota,’’ kata pemuda yang akrab disapa Anjas ini.


Lulusan S1 Seni Budaya Universtias Negeri Surabaya (Unesa) itu menuturkan, Gagak Rimang adalah salah satu sosok penting dalam legenda Tuban. Ditambahkan dia, selama ini komunitasnya sering mengabadikan sosok-sosok legenda yang tak asing di kalangan masyarakat Tuban. 


‘’Identitas visual mempunyai arti penting bagi keberlangsungan sejarah. Gagak Rimang ini menjadi salah satu legenda yang jadi ikon visual kota,’’ lanjutnya.


Proses menggambar Gagak Rimang tersebut membutuhkan waktu sekitar 6 jam. Menghabiskan puluhan botol cat spray hasil patungan antar anggota komunitas. Dikatakan Anjas, ada kepuasan tersendiri saat lukisan muralnya mendapat apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat. 


‘’Kami akan terus mengabadikan sosok-sosok tanah air melalui visual di tembok-tembok yang ada di Tuban,’’ ujarnya. (yud/wid)

Editor : Bachtiar Febrianto
#seni