Semester Pertama, PAD DPUPR Kabupaten Blora Capai Rp693 Juta  

Achmad Syaeroyzi • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 07:40 WIB
 KEJAR TARGET: DPUPR Blora optimistis mampu memenuhi target Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) Tahun 2026. (ACHMAD SYAEROYZI/RDR.BJN)
 KEJAR TARGET: DPUPR Blora optimistis mampu memenuhi target Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) Tahun 2026. (ACHMAD SYAEROYZI/RDR.BJN)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora mencapai sekitar Rp693 juta hingga semester I 2026. Capaian tersebut sudah mencapai 55 persen dari target tahun ini sebesar Rp1,25 miliar.

Kepala DPUPR Kabupaten Blora Nidzamudin Al Hudda mengatakan, capaian tersebut masih sesuai dengan target yang ditetapkan. Mengingat, tahun anggaran 2026 masih menyisakan waktu hingga akhir tahun.

“Realisasi sementara sudah 55 persen. Kami optimistis target akhir tahun bisa tercapai,” ujarnya.

Realisasi terbesar berasal dari retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang mencapai Rp294 juta. Kemudian penyewaan tanah Rp205 juta, layanan sedot kakus Rp102 juta, serta penyewaan alat berat Rp91 juta.

Baca Juga: Dapat Keluhan Jalan Rusak, Bupati Arief Perintahkan DPUPR Blora Segera Ukur dan Digrosok

Untuk tahun ini, target PAD DPUPR terdiri atas retribusi PBG sebesar Rp700 juta, penyewaan tanah Rp250 juta, layanan sedot kakus Rp150 juta, dan penyewaan alat berat Rp150 juta.

Nidzamudin menjelaskan, penyewaan tanah merupakan penerimaan dari pemanfaatan aset milik Pemkab Blora. Di antaranya untuk pemasangan jaringan fiber optik, papan reklame atau billboard, serta pemanfaatan aset lainnya.

“PBG masih menjadi penyumbang PAD terbesar. Sektor lainnya juga terus kami maksimalkan,” jelasnya.

Sepanjang 2025, DPUPR Blora berhasil menghimpun PAD sebesar Rp1,025 miliar dari empat sumber tersebut. Memasuki semester kedua, DPUPR akan mengoptimalkan seluruh potensi pendapatan, termasuk meningkatkan sosialisasi pengurusan PBG kepada masyarakat.

“Kami akan terus mengejar potensi PAD yang masih bisa dioptimalkan sampai akhir tahun,” katanya. (ozi/zim)

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
Kabupaten Blora blora DPUPR pad