Cari Formula Dongkrak PAD, Blora Rangkul UIN

Indra Gunawan • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 07:20 WIB
KERJA SAMA: Bupati Blora Arief Rohman usai melaksanakan MoU dengan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, untuk mencari formula baru mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). (IST./RDR.BJN)
KERJA SAMA: Bupati Blora Arief Rohman usai melaksanakan MoU dengan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, untuk mencari formula baru mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). (IST./RDR.BJN)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pemerintah Kabupaten Blora mulai melibatkan kalangan akademisi, untuk mencari formula baru mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya itu diwujudkan dengan menggandeng Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), Senin (3/8).

Kerja sama tersebut tidak hanya sebatas bidang pendidikan. Pemkab ingin hasil riset dan kajian ilmiah dari kampus diterjemahkan menjadi solusi atas berbagai persoalan daerah, mulai pengembangan sektor pertanian, kehutanan, energi, pariwisata, hingga peningkatan daya saing daerah.

Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, potensi daerah yang dimiliki Blora masih sangat besar. Namun, pengembangannya membutuhkan dukungan dari perguruan tinggi agar kebijakan yang diambil lebih terukur dan berbasis kajian.

Baca Juga: Empat Sumber PAD Blora Tembus 50 Persen, Dinrumkimhub Blora Bidik Target Terlampaui

‘’Kami berharap UIN Sunan Kalijaga dapat menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Blora dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan daerah, termasuk mendorong peningkatan PAD serta mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Blora agar semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Menurut Arief, kerja sama itu juga didorong banyaknya putra-putri Blora yang menempuh pendidikan di UIN Sunan Kalijaga. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan kampus diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang benar-benar bisa diterapkan di lapangan.

Tak hanya riset, berbagai program pengabdian masyarakat hingga pendampingan desa juga disiapkan sebagai tindak lanjut kerja sama tersebut. Gayung bersambut, Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Noorhaidi menyatakan, pihaknya siap mendukung kebutuhan pembangunan Kabupaten Blora melalui kapasitas akademik yang dimiliki kampus.

Ia menjelaskan, UIN Sunan Kalijaga kini tidak hanya memiliki program studi keagamaan, tetapi juga informatika, teknik industri, psikologi, arsitektur, sains biomedis, kedokteran, hingga ilmu hukum yang dapat disinergikan dengan kebutuhan pemerintah daerah.

 Baca Juga: Belum ada Payung Hukum Jelas, Ribuan Sumur Minyak Rakyat Belum Sumbang PAD Kabupaten Blora

‘’Kami siap mendukung Pemerintah Kabupaten Blora melalui penelitian bersama, kajian kebijakan, pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), maupun berbagai bentuk kerja sama lainnya,” katanya.

Noorhaidi menambahkan, setiap tahun UIN Sunan Kalijaga menerjunkan sekitar 5.000 hingga 6.000 mahasiswa dalam program KKN di berbagai daerah. Potensi tersebut dinilai dapat dimanfaatkan untuk membantu pemberdayaan masyarakat, pengembangan desa, hingga pemetaan potensi ekonomi di Blora.

Menurutnya, kerja sama itu harus menghasilkan program yang terukur, bukan berhenti pada penandatanganan dokumen. ‘’Mudah-mudahan penandatanganan MoU ini bukan hanya menjadi seremoni semata, tetapi benar-benar ditindaklanjuti melalui program-program konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami siap mengulurkan tangan dan berkolaborasi membangun Kabupaten Blora,” tegasnya. (adv)

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
uin sunan kali jaga PAD Blora Kabupaten Blora Bupati Blora Arief Rohman