Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Desa Gembyungan Blora Terima Rp 405 Juta, TMMD Bangun Infrastruktur dan Rumah Warga

Rahul Oscarra Duta • Jumat, 17 Juli 2026 | 19:13 WIB
TMMD : Pembukaan TMMD di Desa Gembyungan, Kecamatan Randublatung. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
TMMD : Pembukaan TMMD di Desa Gembyungan, Kecamatan Randublatung. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Desa Gembyungan, Kecamatan Randublatung, mendapat suntikan anggaran sebesar Rp405 juta melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026. Dana yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah, APBD Kabupaten Blora, dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) itu diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur dasar serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).

Sejumlah pekerjaan fisik menjadi sasaran utama program tersebut. Di antaranya pembangunan jalan makadam selebar 2,5 meter, pembangunan talud jalan sepanjang 957 meter, talud penahan jalan sepanjang 123 meter, serta rehabilitasi dua RTLH milik Sunti dan Slamet Riyadi.

Selain perbaikan rumah, kedua penerima bantuan RTLH juga memperoleh dukungan dari Baznas masing-masing sebesar Rp20 juta untuk membantu proses pembangunan.

Baca Juga: Pemkab Bojonegoro Perkuat Pembangunan Desa Lewat TMMD, Program TMMD Resmi Dibuka Kemarin

Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Kav Yudi Agus Setiyanto, mengatakan seluruh sasaran TMMD ditentukan berdasarkan kebutuhan masyarakat di lapangan. Ia berharap pembangunan infrastruktur tersebut dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

"TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Kami juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat," ujarnya.

Selain pembangunan infrastruktur, TMMD Sengkuyung Tahap III juga diisi berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, edukasi hukum, pelayanan kesehatan, hingga pelatihan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurut Yudi, rangkaian kegiatan tersebut diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, tidak hanya selama program TMMD berlangsung.

Baca Juga: TMMD ke-129 Resmi Dimulai: TNI dan Pemkab Bojonegoro Percepat Pembangunan Desa Kesongo

"Program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat, tidak hanya saat pelaksanaan TMMD berlangsung," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman menilai TMMD merupakan salah satu instrumen efektif untuk mempercepat pembangunan desa karena melibatkan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat. (hul/zim)

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
Kabupaten Blora APBD Blora TMMD blora