Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Ribuan Peziarah Padati Haul Sunan Pojok Blora

Rahul Oscarra Duta • Minggu, 12 Juli 2026 | 20:10 WIB
TRADISI: Pelaku UMKM ikut meramaiakan Haul Sunan Pojok Blora. (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)
TRADISI: Pelaku UMKM ikut meramaiakan Haul Sunan Pojok Blora. (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Ribuan peziarah mulai memadati kompleks Makam Sunan Pojok di Blora. Di tengah lantunan ayat suci Al-Qur'an dan doa-doa yang menggema, prosesi yang paling dinanti akhirnya dimulai. Kelambu yang selama setahun menyelimuti makam Sunan Pojok perlahan dibuka.

Tradisi sakral yang telah diwariskan secara turun-temurun itu kembali menjadi magnet spiritual sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Sabtu malam (11/7), Tradisi Buka Kelambu menjadi puncak rangkaian Haul Sunan Pojok 1448 Hijriah/2026 Masehi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Blora Arief Rohman, para ulama, habaib, pengasuh pondok pesantren, santri, serta tokoh masyarakat.

Baca Juga: Ruawatan Massal di Blora, Peserta dari Jepang hingga Merauke

Prosesi diawali dengan Khotmil Al-Qur'an bin Nadzri yang dipimpin KH Afifuddin dan KH Muhtadi Nur. Pembacaan Al-Qur'an dari Surah Al-Fatihah hingga An-Nas berlangsung khusyuk, dilanjutkan dengan doa bersama. Setelah itu, kelambu makam dibuka sebagai simbol penghormatan kepada Sunan Pojok yang diyakini sebagai tokoh penyebar Islam sekaligus cikal bakal berdirinya Kabupaten Blora.

Haul Sunan Pojok tidak hanya menghadirkan nuansa religius. Di luar kompleks makam, suasana tak kalah semarak. Aroma kuliner berpadu dengan riuh transaksi para pedagang yang memadati sisi selatan Alun-alun Blora hingga kawasan Koplakan.

Baca Juga: Lapangan Padel di Tepi Waduk Tempuran, Jepon Blora

Sejak Kamis (9/7) pelaku UMKM telah membuka lapak untuk menyambut kedatangan para peziarah. Momentum haul menjadi berkah tersendiri karena ribuan pengunjung turut menggerakkan perekonomian masyarakat.

Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, Tradisi Buka Kelambu merupakan warisan budaya religius yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Selain menjadi media syiar Islam, kegiatan tersebut juga memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.

"Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blora mengucapkan apresiasi kepada para kiai, pengurus Yayasan Sunan Pojok, panitia, serta seluruh jamaah yang hadir mengikuti rangkaian Haul Sunan Pojok dan Tradisi Buka Kelambu," ujarnya. (hul/zim)

Editor : Hakam Alghivari
#tradisi buka kelambu #Sunan Pojok #Bupati Blora Arief Rohman #blora #Tradisi