RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Bupati Blora, Arief Rohman bersama Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini menargetkan perbaikan jalan kabupaten di Blora mencapai 90 persen, yang bakal diupayakan hingga masa akhir periode mendatang.
Namun upaya tersebut tidak mudah, karena harus berhadapan dengan efisiensi anggaran. Bupati Blora Arief Rohman menjelaskan, saat ini kondisi jalan mantap di Blora baru sekitar 60 persen.
Kondisi ini menempatkan Blora menjadi kabupaten di Jateng dengan kondisi jalan buruk terpanjang.
‘’Infrastruktur ini program prioritas kita. Ekspektasi masyarakat tinggi. Kita terus berupaya koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat,’’ ujarnya.
Baca Juga: Warga Desa Sambongrejo Keluhkan Jalan Rusak Terdampak Proyek IJD Jalan Japah–Tunjungan
Arief juga menaruh perhatian lebih pada bidang infrastruktur sejak periode pertama menjabat dan berlanjut pada periode kedua.
‘’Kita berupaya 3 tahun kedepan. PR tentang jalan kabupaten, bisa kondisi mantap di 80-90 persen,’’ ujarnya.
Menurutnya saat ini koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi menjadi penting, sebab APBD terpangkas oleh efisiensi. Dari pemerintah pusat, salah satu skema pembiayaan lewat Inpres Jalan Daerah (IJD).
‘’Usulan IJD 10 ruas. Ini ruas-ruas yang harapannya bisa membuka akses pangan dan pariwisata kita jadikan prioritas,’’ tambahnya.
Beberapa waktu lalu pihaknya sempat diundang meresmikan pembangunan IJD. ‘’Harapan kita IJD lanjut lagi,’’ ucapnya.
Pihaknya secara langsung melobi Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi agar juga memberikan perhatian lebih pada pembangunan infrastruktur jalan di Blora.
‘’Kemarin dengan Pak Gubernur saya ketemu. Kami minta agar ruas jalan Provinsi dituntaskan,’’ tuturnya. (ozi/ind)
Editor : Bhagas Dani Purwoko