Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

1.026 Penerima Bansos Dicoret, Dinsos Blora Sisir Data Keluarga Mampu

Achmad Syaeroyzi • Senin, 29 Juni 2026 | 20:33 WIB
LANGKAH TEGAS: Dinsos P3A mendata 1.026 penerima bansos yang dicoret karena masuk dalam kategori mampu. (IST./RDR.BJN)
LANGKAH TEGAS: Dinsos P3A mendata 1.026 penerima bansos yang dicoret karena masuk dalam kategori mampu. (IST./RDR.BJN)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COMSebanyak 1.026 penerima bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Blora resmi dicoret dari daftar.

Langkah tegas ini diambil Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora setelah mengendus adanya penerima bantuan yang sebenarnya masuk kategori keluarga mampu.

Kepala Dinsos P3A Blora, Luluk Agung Ariadi mengatakan, pencoretan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran.

‘’Per Juni ini sudah ada 1.026 penerima yang kami coret  dari daftar, karena ada indikasi berasal dari keluarga mampu namun masih menerima bantuan,’’ ujarnya.

Menurutnya, saat ini pihaknya masih menunggu penetapan desil terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), sebagai dasar pemutakhiran data penerima bantuan sosial. Masyarakat juga diminta aktif mengecek data melalui aplikasi Cek Bansos.

Baca Juga: Lima KK Kelurahan Tambakrejo Minta Dicoret Sebagai Penerima Bansos, Ingin Bantuan Dialihkan ke Warga Lain

Luluk menargetkan, proses penyisiran data rampung pada Desember mendatang, yang dilakukan bersama para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di bawah Kementerian Sosial.

‘’Setelah kami berkomunikasi PKH warga yang sudah mampu tidak lagi menerima bantuan. Sebaliknya, keluarga yang benar-benar berhak menjadi prioritas,’’ katanya.

Saat ini, Dinsos P3A Blora bersama pendamping PKH terus melakukan verifikasi dan penyisiran data di lapangan, agar penyaluran bansos semakin akurat dan tepat sasaran.

Di sisi lain, kesadaran masyarakat untuk mengundurkan diri muncul dari Kelurahan Tambahrejo, Kecamatan Blora. Sedikitnya lima kepala keluarga (KK) secara sukarela melepaskan statusnya sebagai penerima bansos karena merasa kondisi ekonominya sudah membaik.

Baca Juga: Daftar 5 Bansos yang Cair Juni 2026, Desil Ini Resmi Dicoret dari Penerima Sembako

Lurah Tambahrejo, Amik Kristanti mengatakan, kelima warga tersebut mendatangi kantor kelurahan untuk menyampaikan pengunduran diri, agar bantuan dapat dialihkan kepada masyarakat yang lebih membutuhkan.

‘’Memang ada beberapa warga yang datang sendiri dan menyampaikan bahwa mereka sudah merasa mampu, sehingga tidak lagi berhak menerima bantuan,’’ ujarnya.

Menurut Amik, langkah tersebut patut diapresiasi karena menunjukkan tingginya kepedulian sosial di tengah masyarakat. ‘’Ada sekitar lima KK yang mengundurkan diri secara sukarela. Kami sangat mengapresiasi kesadaran mereka, karena masih banyak warga lain yang lebih membutuhkan bantuan,’’ pungkasnya. (ozi/ind)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#masyarakat #keluarga #Bansos #blora #dinsos