Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Bupati Blora Tanggapi Perbaikan Mandiri Jalan Desa Nglebak, Janji Usulkan Perbaikan Jalan Tahun Depan

Rahul Oscarra Duta • Selasa, 17 Maret 2026 | 08:00 WIB

PERBAIKI SECARA SWADAYA: Warga Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan membangun jalan dengan dana swadaya.
PERBAIKI SECARA SWADAYA: Warga Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan membangun jalan dengan dana swadaya.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Aksi swadaya warga Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan, yang membangun jalan rusak milik Pemkab Blora mendapat tanggapan Bupati Blora Arief Rohman. Orang nomor satu di Blora itu menyebut, perbaikan ruas Menden–Megeri belum bisa dilakukan tahun ini, karena imbas pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat.

Menurutnya, pemangkasan anggaran dari pusat mencapai lebih dari Rp 370 miliar, sehingga sejumlah program infrastruktur terpaksa ditunda. Termasuk pembangunan jalan di wilayah Kradenan tersebut.

‘’Pemotongan dana dari pusat memang mengakibatkan ada beberapa ruas yang batal diperbaiki. Semua tahu pemotongan itu mencapai lebih dari Rp 370 miliar,” ujarnya.

Arief menambahkan, ruas jalan tersebut akan kembali diusulkan pada perencanaan anggaran berikutnya. Dengan catatan tidak ada lagi pemotongan anggaran dari pemerintah pusat.

‘’Jika tahun depan tidak ada pemotongan, akan kita usulkan pada 2027,” tandasnya.

Plt Kepala Dinas PUPR Blora Nidzamudin Al Hudda menjelaskan, pembangunan jalan di wilayah Kradenan tahun ini hanya menyasar ruas Getas–Nglebak. Sedangkan titik yang dibangun warga berada di ruas Menden–Megeri, sehingga belum masuk dalam APBD 2026.

‘’Karena keterbatasan anggaran, ruas itu belum masuk tahun ini. Namun sudah kami masukkan dalam perencanaan kerja DPUPR tahun 2027,” jelasnya.

Sebelumnya, warga Desa Nglebak bergotong royong memperbaiki jalan rusak dengan rabat beton sepanjang hampir 1 kilometer. Dana pembangunan berasal dari swadaya masyarakat, mulai urunan semen, uang, tenaga hingga makanan bagi pekerja.

Aksi tersebut bahkan viral di media sosial TikTok melalui akun Nglebak Official. Pemilik akun Maryono mengatakan, warga sudah lama menunggu perbaikan jalan yang terakhir kali diaspal pada 2014.

‘’Setiap ada pejabat datang selalu ada janji akan dibangun. Tapi sampai sekarang belum pernah terealisasi di sini,” katanya.

Karena kecewa, warga akhirnya sepakat memperbaiki jalan sendiri. ‘’Kami sudah tidak berharap lagi dengan pemerintah. Kami bisa bangun jalan sendiri,” tandasnya.

Kepala Desa Nglebak Eko Puryono membenarkan pembangunan jalan tersebut murni swadaya warga. Pengerjaan dilakukan bergotong royong oleh empat dukuh di desa itu.

‘’Saat ini yang sudah terbangun hampir satu kilometer. Dananya murni dari warga,” pungkasnya. (hul/ind)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Arief Rohman #Jalan Rusak #efisiensi #Nglebak #Swadaya #jalan #Perbaikan #PUPR Blora #Pemkab Blora #kradenan #blora #viral #bupati blora