RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Fenomena tanah ambles atau gerak di Desa Buluroto, Kecamatan Banjarejo jadi sorotan Forkopimda setempat.
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto mengklaim, insiden tersebut termasuk pra-bencana.
Kapolres menjelaskan, pihaknya sedang meninjau dan memastikan masyarakat dalam kondisi aman. Ia juga menjelaskan, terkait penawaran relokasi.
Menurutnya, saat ini, Forkopimda belum bisa memberikan rekomendasi terhadap fenomena tersebut.
Pasalnya, rekomendasi tersebut masih menunggu hasil peninjauan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pamali Juana.
“Tinjauan sementara, saat ini fenomena tanah ambles masih bersifat pra-bencana. Sehingga pihaknya berharap untuk dapat diantisipasi agar tidak muncul sesuatu yang tidak diharapkan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Blora Mulyowati menjelaskan, tanah ambles tersebut dikarenakan curah hujan masih tinggi.
"Ini kita cari solusi bersama, pasalnya banyak anggaran-anggaran yang di daerah ini kecil kemungkinan untuk penanganan bencana. Kita upayakan terobosan-terobosan untuk bantuan dari luar (bukan APBD)," katanya. (hul/ind)
Editor : Bhagas Dani Purwoko