Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pemdes Buluroto Siapkan Lahan Relokasi Warga Terdampak Tanah Ambles

Rahul Oscarra Duta • Senin, 5 Januari 2026 | 08:15 WIB
AMBLES : Rumah warga Dukuh Sambiroto, Desa Buluroto, Kecamatan Banjarejo, Blora yang rumahnya ambles.
AMBLES : Rumah warga Dukuh Sambiroto, Desa Buluroto, Kecamatan Banjarejo, Blora yang rumahnya ambles.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Warga Dukuh Sambiroto, Desa Buluroto, Kecamatan Banjarejo,  Blora, yang terdampak tanah ambles bisa lebih tenang. Pemdes setempat mulai menyiapkan lahan untuk relokasi warga yang terdampak. Langkah ini dilakukan menyusul kondisi tanah ambles yang kian meluas dan mengakibatkan kerusakan rumah warga semakin parah.

Kepala Desa Buluroto, Margono, mengakui bahwa relokasi menjadi opsi paling aman bagi warga terdampak. Pasalnya, kondisi rumah yang terdampak dinilai membahayakan keselamatan penghuni.

“Yang terpenting pindah dulu demi keselamatan. Namun, warga korban masih belum berkenan. Padahal lahannya sudah kami siapkan dan itu milik desa,” ujar Margono.

Ia menjelaskan, hingga saat ini pihak desa belum mengirimkan surat resmi kepada instansi terkait mengenai peristiwa tanah ambles tersebut. Meski demikian, Margono menyebut sejumlah instansi telah mengetahui kejadian itu karena aparat kepolisian hingga Dinas Sosial sudah menyalurkan bantuan kepada tiga keluarga yang terdampak.

“Kalau memang diperlukan surat resmi untuk penanganan tanah ambles ini, besok Senin akan saya kirimkan,” katanya.

Terkait riwayat kejadian tanah ambles di wilayahnya, Margono mengaku belum memiliki data lengkap. Meski telah menjabat sebagai kepala desa selama lebih dari delapan tahun atau dua periode, laporan yang ia terima baru sebatas kejadian terbaru.

“Laporan yang saya terima baru-baru ini saja. Kalau sebelumnya berapa kali terjadi, saya belum tahu,” ungkapnya.

Di sisi lain, Margono menjelaskan bahwa Sungai Lusi yang melintasi Desa Buluroto memiliki panjang sekitar empat kilometer. Namun, pemasangan bronjong oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana untuk mengantisipasi longsor masih terbatas di empat titik.

“Panjang bronjong di tiap titik berbeda-beda, antara 30 hingga 50 meter. Keluhan sementara baru di lokasi tersebut,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blora, Surat, mengaku telah menerima informasi awal terkait pergerakan tanah yang berdampak pada rumah warga di Dukuh Sambiroto, Desa Buluroto, Kecamatan Banjarejo.

“Laporan tersebut sudah kami terima dan selanjutnya kami koordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora,” tegasnya. (hul/zim)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Desa #Banjarejo #pupr #Sambiroto #tanah ambles #Rumah Warga #kerusakan #bpbd #Relokasi #kepala desa #blora