Tanggapi Aksi Demonstrasi, Pemkab Blora Bakal Pertemukan PT Pentawira dan Warga Desa Jiken

Rahul Oscarra Duta • Dipublikasikan Kamis, 20 November 2025 | 15:30 WIB
LAYANGKAN TUNTUTAN: Warga Desa/ Kecamatan Jiken melayangkan sejumlah tuntutan terhadap PT Pentawira.
LAYANGKAN TUNTUTAN: Warga Desa/ Kecamatan Jiken melayangkan sejumlah tuntutan terhadap PT Pentawira.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pemerintah Kabupaten Blora merespon aksi demonstrasi warga Desa/Kecamatan Jiken yang beberapa waktu lalu di PT Pentawira Agraha Sakti. Bupati Blora, Arief Rohman bakal mempertemukan pemilik perusahaan dengan warga yang demo, besok (21/11).

Diberitakan sebelumnya, puluhan warga Desa/Kecamatan Jiken melakukan demo di halaman pabrik PT Pentawira, Jumat (14/11). Bahkan, para demonstran mengancam menutup pabrik.

Sebab warga merasa kehadiran pabrik menyebabkan pencemaran lingkungan. Seperti produksi debu yang meganggu aktivitas warga, banjir, hingga tidak transparan dalam proses penyerapan tenaga kerja.

Bupati Blora, Arief Rohman menyebut adanya demonstrasi beberapa lalu akibat adanya komunikasi yang tidak berjalan baik. Sehingga aspirasi masyarakat tak tersampaikan.

‘’Kita panggil owner PT Pentawira, Pak Liem Jumat sore dan karang taruna yang demo,’’ katanya.

Pihaknya ingin memfasilitasi buntunya komunikasi antar warga dan pihak perusahaan. Hal ini juga upaya mendorong mediasi serta ruang untuk berdiskusi.

‘’Kita ingin iklim investasi kondusif. Jadi sedikit-sedikit jangan didemo. Ini soal komunikasi,’’ tambahnya.

Bupati berharap dengan upaya tersebut, nantinya yang menjadi aspirasi dan usulan masyarakat bisa tersampaikan. ‘’Yang punya sudah siap. Sehingga hari ini demo gak jadi,’’ jelasnya. (hul/ind)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
Arief Rohman PT Pentawira Agraha Sakti tenaga kerja PT Pentawira demonstran Pemkab Blora blora jiken pencemaran lingkungan bupati blora pabrik