RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pemkab Blora terus mendorong gerakan kepedulian sosial melalui Gerakan Subuh Sejahtera (Gastra).
Gerakan ini mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membiasakan diri berinfak setiap subuh melalui kaleng yang dibagikan tiap orangnya.
Ketua Baznas Blora, Sutaat mengatakan, bahwa kontribusi terbesar zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Blora selama ini berasal dari dunia pendidikan.
‘’Infaq yang dikumpulkan akan diarahkan bagi kesejahteraan anak yatim di Kabupaten Blora, sehingga mereka bisa tumbuh dan menempuh pendidikan tanpa kekurangan,” jelasnya.
Sutaat juga mengatakan, terdapat 52 persen ZIS bersumber dari tenaga pendidik. Oleh sebab itu, dia berharap Gastra akan semakin memperkuat dukungan untuk program pendidikan, kemanusiaan, ekonomi, dan kesehatan, khususnya bagi anak-anak yatim piatu.
‘’Prinsip kami, jangan sampai ada anak yatim di Blora yang tidak bisa membeli kebutuhan sekolahnya,” ungkap Sutaat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Sunaryo memberikan dukungan penuh atas program tersebut. Bahkan, dia berharap program ini dapat dikembangkan hingga ke tingkat siswa di sekolah, tentunya dengan mengikuti peraturan yang berlaku.
‘’Selama dijalankan sesuai aturan, melalui kesepakatan bersama komite dan ini bersifat sukarela” ujarnya.
Bupati Blora, Arief Rohman mengajak seluruh ASN yang jumlahnya mencapai 11 ribu orang untuk berpartisipasi aktif. Dia memberikan gambaran sederhana, betapa besar dampak jika kebiasaan kecil ini dijalankan bersama.
‘’Intinya bukan nominalnya, tetapi kepeduliannya. Sebagai bapak, kita harus bisa membantu dan membahagiakan anak yatim kita. Kalau bukan kita, siapa lagi,” tambah Bupati.
Bupati mengatakan, Gastra bukan sekadar amal, melainkan strategi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan.
Baca Juga: Bupati Blora Bakal Lapor BGN Bila Porsi MBG Dipotong
'’Kalau anak yatim ini bisa kita sekolahkan hingga bekerja, maka mereka akan keluar dari kemiskinan. Itu berarti kita sedang membangun sumber daya manusia Blora yang lebih kuat,” pungkasnya. (hul/ind)
Editor : Bhagas Dani Purwoko