RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Konsep parkir elektronik (e-parkir) di Pasar Sido Makmur berbuah manis. Pendapatan e-parkir Pasar Sido Makmur tembus Rp 10 juta per hari. Hal itu, berbanding terbalik saat parkir biasa yang hanya mendapat Rp 1 juta setiap hari.
Kepala Bidang (Kabid) Pasar Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Blora Margo Yuwono mengatakan, e-parkir Pasar Sido Makmur itu sudah berjalan selama lima hari, dimulai pada Jumat (11/7).
Selama pemberlakuan itu, ia yakin dapat melampaui target yang telah ditentukan. ’’Pendapatan setiap hari itu bisa tembus di angka Rp 8 juta pada hari kerja dan Rp 10 juta pada hari libur atau weekend. Sedangkan, sebelum ada penerapan e-parkir ini hanya dapat Rp 1,1 juta,” jelasnya.
Margo akui, selama pelaksanaan itu masih ada dampak positif dan negatif yang perlu evaluasi. Dampak positif itu mengatasi keluhan masyarakat mengenai Parkir Sido Makmur yang di
mana selalu berbayar saat pindah tempat.
’’Untuk dampak negatif yang perlu evaluasi terkait antrean pintu keluar saat jam sibuk,” jelasnya. Menurutnya, adanya e-parkir ini masyarakat cukup terbantu. Sebab, sekali bayar saat berpindah blok pasar.
’’Untuk antrean itu biasanya di jam 06.00 sampai 09.00 pagi. Jam tersebut banyak pengunjung yang sudah berbelanja dan keluar pasar, masih perlu dievaluasi,” ucapnya. Ia juga menjelaskan, untuk target awal pelaksanaan mencapai Rp 210 juta.
Bahkan, menurutnya, kini sudah melebihi. ’’Sepertinya lebih ya. Nanti dicek,” singkatnya. Ia juga mengatakan, dalam pelaksanaan e-parkir ini salah satu kelebihannya ada asuransi kehilangan kendaraan. Namun, terkait dengan barang bawaan, baik itu helm, rombong, dan barang dagangan menjadi tanggung jawab masing-masing pedagang.
’’Memang di sini untuk semua kendaraan yang masuk di e-parkir di Pasar Sido Makmur ini mendapat asuransi. Asuransi hanya diperuntukkan untuk kendaraan dan harus sesuai prosedur saat mengklaim. Kami tetap mengimbau. Bahkan, di tiket, kami sebutkan bahwa untuk kehati-hatian bagi pengunjung untuk menjaga barangnya masing-masing,” pungkasnya. (hul/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko