RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Perbaikan jembatan penghubung yang berada di ruas jalan Trembulrejo-Randualas, tepatnya di Desa Talokwohmojo, Kecamatan Ngawen akhirnya rampung . Sebab, kondisi jembatan utama penghubung antar desa itu rusak parah karena Banjir Mei lalu.
Kepala Desa (Kades) Trembulrejo Muhammad Imfroni mengatakan, pembangunan jembatan dan jalan rigid beton yang diresmikan dibiayai dari anggaran PIK (Pagu Indikatif Kecamatan) tahun 2025.
’’Pembangunan jembatan dan jalan ini menggunakan anggaran Pagu Indikatif Kecamatan (PIK) senilai Rp 300 juta. Termasuk jalan rigid cornya,” jelasnya. Ia akui kondisi jembatan awalnya sangat memprihatinkan.
’’Sebelum dibangun kondisinya sempit dan sangat rendah sehingga saat hujan lebat kerap tenggelam akibat aliran sungai yang debitnya naik,” ucap Imfroni. Dengan adanya pembangunan jembatan dan jalan ini, pihaknya merasa bersyukur karena akses anak-anak sekolah menuju TK dan SDN Trembulrejo menjadi lebih baik dan aman.
’’Alhamdulillah jalan menjadi lebih lebar dan jembatan lebih kokoh. Anak-anak jika berangkat sekolah jadi lebih aman dan nyaman. Jalan ini merupakan akses menuju SDN 1 Trembulrejo, SDN 2 Trembulrejo, TK dan lapangan olahraga desa,” ujarnya. ’’Kami beri nama jembatan itu Jembatan Pandawa Lima,” tambahnya.
Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, bersyukur terkait infrastruktur desa secara bertahap terus meningkat melalui anggaran PIK. Dia berharap hasil pembangunan infrastruktur perdesaan seperti ini bisa dirawat dan dimanfaatkan bersama untuk mendukung peningkatan kegiatan ekonomi dan pendidikan.
’’Semoga bermanfaat dan bisa dirawat bersama untuk keberlangsungan aktivitas masyarakat. Serta menjadi contoh untuk desa-desa lainnya,” jelasnya.
Ia akui, sampai saat ini pembangunan jalan dan jembatan di Kabupaten Blora terus berproses. ‘’Sudah ada yang selesai lelang tinggal pengerjaan fisik, dan masih ada yang harus tender ulang. Semoga pembangunan tahun 2025 berjalan sesuai target,’’ ucap Bupati Arief Rohman. (hul/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko