Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Wow! PT KAI DAOP 4 Semarang Sudah Gunakan 5.567 kiloliter BBM Subsidi

M. Nurkhozim • Kamis, 26 Juni 2025 | 18:52 WIB
RAMAI : Penumpang KA di Stasiun Cepu Blora.
RAMAI : Penumpang KA di Stasiun Cepu Blora.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – PT KAI Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang dalam 5 bulan terakhir telah realisasikan penggunaan BBM Subsidi sebanyak 5.567 kiloliter atau 36 persen dari total kuota. Pemanfaatan subsidi pemerintah tersebut tentu berdampak pada tiket kereta lokal dari Stasiun Cepu lebih murah.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, selama periode Januari hingga Mei 2025, realisasi penggunaan BBM subsidi tercatat sebanyak 5.567 kiloliter atau rata-rata 37 kiloliter per hari dari total kuota tahunan sebesar 15.182 kiloliter.

“Setara 36,7 persen dari kuota tahunan. BBM subsidi ini digunakan untuk menggerakkan berbagai perjalanan kereta penumpang dan barang dengan keberangkatan awal termasuk di Stasiun Cepu,” ungkapnya.

Fran menegaskan, pelayanan tetap menjadi yang utama. Salah satu faktor pendukungnya pemanfaatan optimal BBM bersubsidi serta program Public Service Obligation (PSO) dari pemerintah. Kereta yang memanfaatkan dari stasiun cepu seperti KA Commuterline Blorasura dan  KA Blora Jaya.

"Pemanfaatan BBM subsidi di Daop 4 Semarang tidak hanya menjaga tarif tetap terjangkau bagi masyarakat, tetapi juga menjamin kelancaran operasional angkutan barang untuk mendukung distribusi logistik di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya,” katanya.

Pihaknya memastikan penggunaan BBM ini dilakukan secara akuntabel melalui pelaporan terintegrasi dan pengawasan internal serta eksternal yang ketat, sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Menurutnya, penggunaan BBM subsidi untuk kereta dianggap strategis karena sebagian besar layanan di Daop 4 Semarang masih mengandalkan lokomotif diesel. Terutama pada jalur non-elektrifikasi yang menghubungkan berbagai wilayah penting di Pulau Jawa.

“Dukungan BBM subsidi juga berdampak pada keberlangsungan kereta angkutan barang yang menunjang sektor industri dan perdagangan,” tambahnya.

Selain BBM subsidi, KAI Daop 4 Semarang juga mendapat dukungan PSO untuk mengoperasikan kereta penumpang lokal bersubsidi, yaitu KA Kedung Sepur (Semarang-Ngrombo PP) dan KA Commuterline Blorasura (Cepu-Surabaya PP).

Tarif KA Kedung Sepur hanya Rp 10.000 per perjalanan. Sedangkan KA Commuterline Blorasura dikenakan tarif Rp 13.000 per perjalanan. Jauh lebih terjangkau dibanding moda transportasi lain di jalur yang sama. (luk/zim)

Editor : M. Nurkhozim
#BBM Bersubsidi #bbm #stasiun cepu #pt kai #Jawa Tengah #cepu #daop 4 semarang #Franoto Wibowo #BBM Subsidi #bahan bakar