Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Warga Butuh Sosialisasi Reaktivasi Jalur Cepu-Blora, PT KAI Daop 4 Tunggu Kepastian

Hakam Alghivari • Rabu, 26 Juni 2024 | 20:00 WIB
REAKTIVASI: Jalur kereta api Cepu-Blora di Kawasan Kelurahan Cepu yang sudah tak dipakai tampak sudah berdiri bangunan yang berdekatan dengan rel
REAKTIVASI: Jalur kereta api Cepu-Blora di Kawasan Kelurahan Cepu yang sudah tak dipakai tampak sudah berdiri bangunan yang berdekatan dengan rel

CEPU, Radar Bojonegoro - Sebagian jalur kereta api Cepu-Blora saat ini masih berdiri bangunan warga. Tentu, jika rencana reaktivasi jalur terlaksana, maka warga yang menempati harus pindah. Sehingga, perlu adanya sosialisasi terkait rencana tersebut.

’’Belum tahu kalau akan ada rencana reaktivasi rel, saya sudah lama menempati lahan PT KAI ini,” ungkap Budi saat ditemui di rumahnya yang berdekatan dengan rel kereta api jalur Cepu-Blora.

Ia mengaku, selama menempati lahan KAI itu membayar pajak tiap tahun. Menurutnya, jika benar jalur rel kereta akan dihidupkan kembali, maka warga perlu diberikan sosialisasi. ’’Selama tinggal di sini aman-aman saja,” katanya.

Mengingat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) telah memasukkan reaktivasi tersebut dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Sementara, PT KAI Daop 4 Semarang masih menunggu arahan pemerintah pusat, karena bukan penentu kebijakan.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo menerangkan, reaktivasi jalur lama kereta Blora-Cepu diusulkan kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub). ’’(Namun), KAI hanya sebatas operator, itu pun kalau ditunjuk pemerintah,” ungkapnya.

Fran menambahkan, bisa saja pemerintah menunjuk perusahaan lain sebagai operator. Saat ini, rencana tersebut masih ranah hubungan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. ’’Kalau KAI hanya sebatas mendukung program dari pemerintah,” jelasnya.

Diketahui, saat ini, sebagian besar jalur kereta Blora-Cepu yang telah lama nonaktif sudah banyak berdiri bangunan warga. Baik itu rumah maupun usaha pertokoan. Tentu, jika rencana tersebut terealisasi, maka banyak KK yang harus dipindah.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora Mahbub Djunaidi membeberkan, rencana reaktivasi telah sesuai RPJMD Blora 2021-2026 di bidang transportasi.

Dimungkinkan, potensi perluasan jangkauan pelayanan hingga Bandara Ngloram dan Blora-Purwodadi serta Blora-Rembang. ’’Jalur Cepu-Blora adalah tulang punggung konektivitas transportasi di Kabupaten Blora,” jelasnya.

Pihaknya mengungkapkan, banyak pihak yang nantinya terlibat. Di antaranya PT. KAI, Perum Perhutani, BUMD Transportasi dan Energi Kabupaten Blora, serta investor. (luk/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#reaktivasi #cepu #Cepu Blora #jalur kereta #blora