BLORA , Radar Bojonegoro – Pemkab Blora menunjukkan kepiawaiannya dalama melakukan lobi ke pemerintah pusat. Tahun ini Kota Sate kembali mendapatkan bantuan instruksi presiden (inpres) untuk membangun tiga ruas jalan.
Tiga ruas jalan kabupaten tersebut adalah jalan Cabak – Bleboh Kecamatan Jiken yang berbatasan dengan Bojonegoro. Kemudian ruas jalan Randublatung - Getas – berbatasan dengan Ngawi. Dan, ruas jalan Japah - Tunjungan.
Bupati Blora Arief Rohman mengungkapkan, usaha melobi pemerintah pusat untuk pembangunan jalan di daerah sudah disepakati. Pihaknya akan berjuang terus agar ada tambahan pembangunan jalan di Blora dengan skema inpres jalan.
‘’Meskipun baru tiga ruas jalan yang disetujui untuk dapat pembangunan Inpres Jalan Daerah 2024, kami akan terus berupaya mengusulkan ruas lainnya,’’ tuturnya.
Menurutnya suksesi bantuan inpres jalan tahun ini berulang seperti tahun 2023 lalu. Dimana Blora mendapatkan bantuan dari pusat Inpres Jalan untuk pembangunan sejumlah ruas jalan kabupaten di Blora.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) Blora Samgautama Karnajaya menambahkan, pemkab mengajukan enam ruas jalan kepada pemerintah pusat melalui pembangunan jalan skema inpres. Namun disepakati tiga jalan yang masuk prioritas.
“Tiga ruas jalan yang disepakati karena merupakan prioritas pembangunan jalan,” terangnya.
Samgautama melanjutkan, alasan tiga jalan lain yang diajukan tidak masuk inpres karena anggaran bantuan dibatasi. Yakni, tidak boleh melebihi Rp 100 miliar. Enam jalan yang diajukan itu anggarannya bisa mencapai Rp 160 miliar.
“Kalau enam jalan yang diajukan itu melebihi Rp 100 miliar, sehingga diambil prioritas tiga ruas jalan tersebut,” ungkapnya.
Pada 2023 lalu tiga ruas jalan di Blora selatan mendapat bantuan jalan inpres yakni Randublatung – Getas. Kemudian Jalan Temulus (Randublatung) – Sumber (Kradenan). Dan, jalan Wulung (Randublatung) – Klatak (Jati). (luk/zim)
Editor : Yuan Edo Ramadhana