BLORA, Radar Bojonegoro - Setelah menggemparkan publik Blora dengan kondisi babak belur diarak warga dalam video, Sekretaris Desa (Sekdes) Bleboh, Kecamatan Jiken, Muhammad Abdurrohim mengundurkan diri dari jabatannya.
Ia kepergok warga saat masuk ke rumah seorang wanita yang mempunyai suami. Saat itu juga ia digerebek dan diarak dari desa menuju mapolsek setempat.
Tokoh Masyarakat Bleboh, Suwarsono mengatakan, para warga setempat sangat malu dengan kejadian tersebut. Apalagi, yang bersangkutan adalah orang yang terpandang di desanya. Sebagai perwakilan masyarakat setempat, menuntut sekdes tersebut mundur.
‘’Hari ini (kemarin) kami tuntut untuk mundur dan langsung dikabulkan oleh yang bersangkutan. Itu juga ada imbauan dari kepolisian agar sekdes mundur dan meredam hawa panas di desa,’’ tuturnya kemarin (29/8).
Ia juga mengatakan, dalam pembacaan surat pengunduran tersebut pun diwakilkan oleh pihak-pihak terkait. Sebab sekdes masih berada di Polsek Jiken untuk diperiksa.
‘’Beliaunya masih di polsek untuk sementara waktu. Tuntutan ini semata-mata untuk keberlangsungan pemerintahan desa dan situasi kondisi desa agar kondusif,’’ ungkapnya.
Selain itu, Suwarsono juga membeberkan, kronologisnya berawal pelaku masuk ke rumah warga yang dihuni perempuan bersuami di desa itu pada tengah malam.
‘’Jadi itu tengah malam. Sekitar jam 11 lebih. Lalu ketahuan sama warga dan digerebek. Si perempuan itu pertama tidak ngaku, tapi karena sudah kepergok dari awal dicarilah si pelaku ternyata sembunyi di kamar mandi dan akhirnya dihakimi sehingga babak belur lalu dibawa ke Mapolsek,’’ jelasnya.
Sebelumnya, Kapolsek Jiken, Iptu Zaenul Arifin menegaskan kasus tersebut sudah ditangani. (hul/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana