Sehingga, pemilu legislatif (pileg) tahun depan skema pembagian 9 kursi di Dapil tiga. Serta 8 kursi di Dapil empat. “Tidak ada perubahan Dapil. Namun, ada perbedaan untuk Dapil 3 yang sebelumnya ada 8 ditambah satu menjadi sembilan kursi. Diambilkan dari Dapil 4 yang sebelumnya 9 menjadi 8 pada tahun ini. Hanya digeser saja” kata Ketua KPU Blora M Hamdun kemarin (6/12).
Hamdun menjelaskan, pergeseran satu kursi tersebut berdasar jumlah pemilih. Setalah dihitung data terbaru, penduduk di Dapil 3 jumlahnya bertambah. Meliputi Kecamatan Kradenan, Randublatung, dan Jati. Sedangkan, Dapil 4 meliputi Kecamatan Kunduran, Todanan, dan Japah, pertambahan tidak signifikan.
“Kalau tiap tahun Dapil memang naik, tapi yang paling banyak berada di Dapil tiga,” jelasnya.
Hamdun menjelaskan, alokasi 45 kursi anggota DPRD dalam Pileg 2024 mendatang. Jumlah tersebut diperoleh dari perhitungan jumlah penduduk Kabupaten Blora sebanyak 911.248 jiwa. Sehingga didapati Penetapan Bilangan Pembagi Penduduk (BPPd) sebanyak 1 kursi berbanding 20.249 jiwa.
Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Hakim mengaku pergeseran Dapil 3 menjadi peluang sekaligus tantangan bagi parpol. Sebab, partainya tahun lalu hanya mendapatkan satu kursi.
Ia mengaku tahun depan menargetkan 13 sampai 15 kursi legislator. "Sebenarnya di Dapil tiga bisa dapat dua kursi, tapi yang urutan dua suaranya kurang sedikit," bebernya. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto