KPUK Temukan Banyak Ketidakcocokan Anggota Parpol

M. Yusuf Purwanto • Dipublikasikan Jumat, 28 Oktober 2022 | 20:24 WIB
BANTUAN POLITIK: Perwakilan parpol saat pengarahan penggunaan banpol. BPK Jateng hadir di Blora. (Lukman Hakim/RDR.Blora)
BANTUAN POLITIK: Perwakilan parpol saat pengarahan penggunaan banpol. BPK Jateng hadir di Blora. (Lukman Hakim/RDR.Blora)
BLORA, Radar Bojonegoro - Verifikasi faktual lima partai pendatang menyisakan wilayah selatan. Ditemukan banyak ketidakcocokan data keanggotaan di lapangan. Jika jumlah keanggotaan banyak tidak valid, partai harus mengirimkan ulang untuk verifikasi ulang.

 

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora M. Hamdun menjelaskan, proses verifikasi faktual lima partai masih berlangsung. Saat ini selesai 13 kecamatan, sehingga tiga kecamatan di wilayah selatan seperti Randublatung dan Kradenan. Sebab, wilayah selatan, jumlah sampelnya tertinggi.

 

Hamdun menjelaskan, per kemarin (27/10) capaian verifikasi mencapai 70 persen anggota ditemui dari total sampel sebanyak 2.025 orang. Ia mengaku verifikasi di lapangan banyak ditemui keanggotaan partai tidak ada di rumah, meninggal, dan kerja luar kota dalam waktu lama.

 

“Ada juga dapat ditemui tapi tidak ngaku partai,” jelasnya.

 

Terkait data banyaknya anggota tidak valid, pihaknya mengungkapkan masih proses merekap. Jika proses akhir perekapan ternyata partai tidak memenuhi syarat dipersilakan konfirmasi dan mengirim data lagi.

 

“Kalau nanti jumlah tidak memenuhi syarat, partai wajib mengirimkan lagi KTP. Nanti proses verifikasi lagi. Sedangkan kalau sudah cukup tidak perlu perbaikan,” ungkapnya.

 

Ia menjelaskan, verifikasi berakhir akhir Oktober. Proses pengambilan sampel dari data 2.025 anggota dari akumulasi lima partai. Setiap partai rerata di angka 200 sampai 240 per partai. “Proses verifikasi, partai tidak akan diberitahu siapa akan disurvei, sifatnya random sampling,” bebernya. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
verifikasi data kpuk blora Ketidakcocokan mbangun blora blora