Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Tiga Kandidat Berebut Direktur Operasional BPE

M. Yusuf Purwanto • Selasa, 4 Oktober 2022 | 17:43 WIB
MINYAK BUMI: Sumur angguk di kawasan penambangan minyak sumur tua di Blora. PT BPE salah satu BUMD menangani minyak. (Lukman Hakim/RDR.BLORA)
MINYAK BUMI: Sumur angguk di kawasan penambangan minyak sumur tua di Blora. PT BPE salah satu BUMD menangani minyak. (Lukman Hakim/RDR.BLORA)
BLORA, Radar Bojonegoro - Setelah melengserkan empat pendaftar tahap seleksi administrasi, tiga orang berebut kursi direktur operasional Blora Patra Energi (BPE). Pemkab Blora menargetkan Oktober sudah terisi. Saat ini direktur utama mengampu tugas direktur operasional.

 

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Blora Sugeng Sumarno menjelaskan, ada tujuh orang mendaftar seleksi administrasi. Namun, empat pendaftar dinyatakan tidak memenuhi syarat.

 

"Dari tujuh orang hanya tiga orang dinyatakan memenuhi syarat," ujarnya kemarin (3/9).

 

Sugeng mengatakan, tiga orang tersebut yakni Prima Segara, Pratomo Widagdo, dan Fajar Farisudin Kholish, ketiganya akan melanjutkan proses seleksi interview awal, tes psikologi, kepemimpinan, dan paparan masing-masing calon.

 

Tahap akhir wawancara dengan pemegang saham badan usaha milik daerah (BUMD) bergerak sektor pengelolaan minyak tradisional tersebut. "Kami pastikan pada proses pengisian direksi operasional ini terselenggara transparan," jelasnya.

 

Sugeng menerangkan, Oktober ini ditargetkan kursi direktur operasional BPE terisi. Sejak direktur lama diberhentikan, tugas direksi operasional dipegang direktur utama BPE. Pihaknya berharap direktur operasional terpilih bisa mengoptimalkan kinerja perusahaan.

 

"Agar dapat meningkatkan pendapatan perusahaan, sehingga dapat meningkatkan dividen (PAD/pendapatan asli daerah)," terangnya.

 

Sementara itu, Direktur Utama PT BPE Tri Harjianto saat dikonfirmasi belum bisa dimintai keterangan terkait pengelolaan sumur minyak tua di kawasan Ledok. "Maaf sedang proses, jadi kami belum bisa share informasi. Doakan semoga mendapatkan hasil yang baik," ujarnya. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
#sumur angguk #BPE #sumur tua #mbangun blora #blora #pad