Patung rekonstruksi homo erectus progresif, diharapkan memberikan nuansa kesenangan dan pengetahuan pengunjung.
“Memang patung rekonstruksi yang dipajang di Rumah Artefak menjadi salah satu ikon yang menarik pengunjung. Silakan kalau akan swafoto, tetapi hati-hati jangan sampai merusak patung,” ungkapnya.
Ia berharap, Rumah Artefak menjadi ruang diskursus berbagai studi ilmu yang akan memperkaya pengetahuan generasi muda berbagai bidang.
Seperti pendidikan, budaya, kesenian, dan pariwisata yang menjadi kebanggaan daerah. "Rencana kedepan akan dibangun lagi tempat yang lebih luas, saat ini masih belum bisa dinamakan sebagai museum, karena tempatnya masih menumpang," tuturnya. (luk/msu) Editor : M. Yusuf Purwanto