Utak-atik agar Mal Pelayanan Publik Blora Kembali Ramai

M. Yusuf Purwanto • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juni 2022 | 21:15 WIB
PELAYANAN PUBLIK: Meja-meja stan di MPP kemarin (24/6). Dari 29 stan, hanya 5 stan yang masih buka. (M. LUKMAN HAKIM/RDR.BLORA)
PELAYANAN PUBLIK: Meja-meja stan di MPP kemarin (24/6). Dari 29 stan, hanya 5 stan yang masih buka. (M. LUKMAN HAKIM/RDR.BLORA)
BLORA, Radar Bojonegoro - Satu tahun beroperasi, stan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Blora banyak yang kosong. Hanya lima stan terisi penjaga kemarin (24/6). Pengunjung saat ini masih didominasi pelayanan admisintrasi kependudukan diperkirakan 150 per hari.

 

Jawa Pos Radar Bojoengoro, dari 29 stan hanya lima unit yang terdapat penjaga. Yakni BPJS, Bank Jateng, dinas kependudukan dan catatan sipil (dukcapil), PDAM, kejaksaan dan BPPKAD (badan pendapatan pengelolaan keuangan dan aset daerah). Sedangkan 24 stan lainnya kosong, tidak ada penjaga dan sepi pengunjung.

 

Kepala Pengelola MPP Blora Wahyu membenarkan jika terdapat beberapa stan dinas dan badan daerah kosong. Saat ini sedang dilakukan upaya agar terisi, pemerintah daerah saat ini sedang merumuskan kebijakan.

 

“Sedang kami rumuskan, ada beberapa dari dinas tidak aktif kemarin sudah ada penekanan. Ke depan mulai mengisi,” jelasnya.

 

Wahyu menjelaskan, kalaupun tingkat kunjungan beberapa stan OPD sedikit, ke depan tetap dijadwalakan satu minggu sekali ada penjaga stand by. Alasan sepinya pengunjung ditengarai masyarakat masih mengira MPP berada di perkotaan.

 

“Masyarakat pemahaman MPP masih di gedung lama, tapi saat ini masyarakat mulai banyak yang tahu,” tuturnya.

 

Wahyu menerangkan, stan paling ramai dikunjungi warga didominasi oleh dukcapil. Ada sekitar 150 orang per hari. Beberapa yang lain di pengajuan nomor induk berusaha (NIB) dan paspor bagi warga keluar negeri. “Saat ini pengunjung masih didominasi stan dukcapil, pengajuan administrasi kependudukan,” ungkapnya.

 

MPP berusia satu tahun lalu itu semestinya terdapat 162 layanan. Menurutnya, ada beberapa opsi dapat dilakukan agar MPP bisa kembali ramai. Salah satunya bekerja sama dengan beberapa pihak, seperti pengusaha dan swasta.

 

“Ke depan juga ada penambahan stan HKI, pemkab sudah kerja sama,” jelasnya. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
Pemkab Mal Pelayanan Publik Blora Stan HKI mpp mbangun blora nib opd blora