BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro terus berupaya meningkatkan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui serangkaian inovatif sepanjang 2024.
Berbagai kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pengembangan anak, juga peningkatan kapasitas lembaga PAUD dan tenaga pendidiknya.
Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Disdik Bojonegoro Rasmadi menjelaskan, program ini dirancang untuk mencakup berbagai aspek penting, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga manajemen lembaga.
Salah satu program yang menarik perhatian adalah Gebyar PAUD yang diselenggarakan untuk memeriahkan Hari Anak Nasional, dengan melibatkan anak-anak TK dari seluruh wilayah Bojonegoro sebagai bentuk apresiasi terhadap potensi dan kreativitas mereka.
Momentum Hari Jadi Bojonegoro juga diwarnai dengan lomba finger painting, sebuah kegiatan yang melibatkan anak-anak dari kelompok bermain (KB) dan pos PAUD (PP).
Anak-anak diajak mengekspresikan imajinasi dan kreativitas mereka, sekaligus mempererat hubungan antara anak, pendidik, dan orang tua.
Sementara itu, lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi siswa TK menjadi salah satu upaya untuk mengenalkan gaya hidup sehat sejak dini. Kegiatan ini merupakan bagian dari program PAUD Holistik Integratif (PAUD HI) yang mengedepankan pendidikan berbasis kesehatan.
Disdik juga menyelenggarakan bimbingan teknis dan sosialisasi yang ditujukan bagi pengelola PAUD.
Rasmadi menjelaskan, Bimtek Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) menjadi salah satu prioritas untuk memastikan pengelolaan dana pendidikan berjalan efektif.
Selain itu, sosialisasi terkait Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), pengisian rapor pendidikan, dan program literasi Sulingjar (Suling Baca Jelajah Literasi) juga menjadi agenda penting.
Kesehatan dan gizi anak turut mendapat perhatian khusus melalui sosialisasi pencegahan stunting. Disdik bekerja sama dengan dinas kesehatan untuk memberikan pemahaman kepada pengelola PAUD dan masyarakat mengenai pentingnya asupan gizi yang baik untuk tumbuh kembang anak.
Tidak hanya itu, bimbingan teknis untuk akreditasi lembaga PAUD juga dilakukan. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh lembaga PAUD di Bojonegoro memenuhi standar mutu pendidikan nasional.
“Semua program ini kami rancang untuk mendukung terciptanya layanan PAUD yang berkualitas, sekaligus menjawab berbagai tantangan dalam pendidikan anak usia dini. Kami berharap seluruh pihak dapat bersinergi untuk mewujudkan generasi Bojonegoro yang cerdas, sehat, dan berkarakter,” jelas Rasmadi.
Melalui serangkaian program tersebut, Disdik Bojonegoro optimistis mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan anak usia dini di Bojonegoro. (*/tih)
Editor : Yuan Edo Ramadhana