RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus memberikan dukungan kepada petani tembakau agar produktivitas tembakau semakin baik.
Dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) DKPP Bojonegoro membantu petani dengan menyediakan sarana dan prasarana (sarpras) yang dibutuhkan.
Kepala Bidang (Kabid) Sarana Prasarana dan Perlindungan Tanaman (Sarpras dan Perlintan) DKPP Bojonegoro Retno Budi Widyanti mengatakan, dukungan sarana dan prasarana usaha tani tembakau memiliki tujuan agar produktivitas petani tembakau semakin meningkat.
Sarpras yang telah dirasakan manfaatnya nagi petani ada bantuan pupuk non-subsidi, bantuan hand traktor, kemudian pembangunan JUT, juga jaringan irigasi usaha tani yang tersebar di wilayah pertanian tembakau Bojonegoro.
“Untuk Sarpras ada bantuan pupuk non-subsidi, bantuan hand traktor, kemudian pembangunan JUT, juga jaringan irigasi usaha tani,” jelasnya.
Rinciannya, Tahun ini DKPP telah menyiapkan bantuan pupuk sebanyak 370 ton, jalan usaha tani (JUT) dari induk terdapat 16 titik untuk kelompok yang kemudian ditambah dari P-APBD 14 titik. Kemudian untuk jaringan irigasi ada 4 titik, lalu hand traktor untuk lahan kering dari induk sebanyak 27 unit, dan ada tambahan dari P-APBD sebanyak 40 unit.
Dia melanjutkan, dengan dukungan sarpras dari pemerintah daerah. Petani dapat memaksimalkan produktivitas, serta menjadi penyelaras dengan program-program lainnya.
“Sarpras dapat lalu kita dampingi (program pelatihan) supaya produksi meningkat,” pungkasnya. (*/kam/cho)
Editor : Hakam Alghivari