RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Penanganan bencana tidak hanya sekadar berkutat pada penyelamatan jiwa masyarakat terdampak saja. Namun, berupaya juga dalam pemulihan awal untuk membantu kesejahteraan masyarakat serta membangun kembali lingkungan dan ekosistem ekonomi pasca bencana. Sehingga pertolongan yang diberikan bersifat keberlanjutan dan membantu masyarakat terdampak untuk pulih pasca bencana.
Salah satu bantuan yang diberikan berupa bantuan logistik sesuai dengan bencana yang menimpa masyarakat. Sesuai data sepanjang tahun 2024 hingga akhir Oktober lalu, Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Bojonegoro telah menyalurkan ribuan kebutuhan dan material bantuan untuk berbagai bencana di Bojonegoro.
Rinciannya dari data BPBD Bojonegoro, terdapat 922 paket sembako telah disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana seperti kebakaran, banjir, tanah longsor, dan sebagainya. Disalurkan pula total 80 paket kebersihan, 704 terpal, 665 lembar selimut, 192 lembar matras, 76 paket sandang, 26 paket alat dapur, dan 28 paket obat-obatan untuk membantu kebutuhan harian masyarakat.
Selain kebutuhan logistis bahan makanan dan sandang untuk masyarakat, BPBD Bojonegoro juga menyuplai material. Yakni untuk perbaikan lingkungan akibat bencana. Seperti terjadi tanah longsor dan tanggul jebol. Selain terpal untuk masyarakat, hingga Oktober lalu, BPBD Bojonegoro telah menyalurkan 2.900 sak untuk wadah tanah atau pasir penahan dan mengangkut material, serta 54 lembar kawat bronjong, 193 lembar sesek, 48 batang bambu, dan 79 meter kubik pasir untuk memperkuat tanah dan bangunan terdampak bencana.
Sepanjang 2024, BPBD Bojonegoro turut memberi bantuan dropping air bersih kepada masyarakat Bojonegoro yang terdampak kekeringan pada musim kemarau. Di samping bantuan berupa air bersih dan kebutuhan sandang-pangan, BPBD turut menyalurkan 61 unit tandon ukuran 1.200 liter, 10 unit tandon ukuran 5.300 liter, 79 unit tandon lipat, 208 buah gentong air dan 404 buah jerigen untuk daerah terdampak.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bojonegoro Laela Nor Aeny menyampaikan, BPBD Bojonegoro berkomitmen untuk memberikan bantuan secara tepat dan cepat kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, BPBD juga akan terus memantau situasi serta memberikan bantuan lanjut jika diperlukan.
“Penyaluran bantuan merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga terdampak bencana,” jelas wanita yang kerap disapa Ani tersebut.
Ke depannya, Ani juga berharap kerjasama dengan elemen masyarakat, pemerintah, dan berbagai organisasi relawan untuk bersama-sama siap siaga dan menghadapi bencana ke depan. “Karena kebencanaan menjadi tanggung jawab kita bersama, sehingga turut bersama membentuk sinergi,” ujar Ani.
Ani percaya, dengan adanya sinergi ini, BPBD Bojonegoro dapat memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi, serta memudahkan kesulitan mereka dalam proses pemulihan. (*/edo/cho)
Editor : Yuan Edo Ramadhana