BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf resmi melantik rektor Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri), Kiai M. Jauharul Ma'arif.
Pelantikan berlangsung di Auditorium Hasyim Asy'ari lantai tiga Unugiri, Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (21/8).
Gus Yahya membacakan ikrar Rektor Unugiri Bojonegoro yang diikuti M. Jauharul Ma'arif. Ikrar tersebut diawalinya dengan bacaan Syahadat dan shighot ijab pembaiatan.
Berikutnya, adalah ikrar ketersediaan untuk senantiasa mengamalkan Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 serta menegakkan akidah Ahlussunnah wal Jama'ah.
‘’Saya selaku rektor UNUGIRI dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab, akan mengamalkan dan mempertahankan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen, menegakkan akidah Ahlussunnah wal Jama'ah An-Nahdliyah serta mematuhi Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Nahdlatul Ulama (NU),’’ tutur M. Jauharul Ma'arif saat berikrar.
Saat sesi pengarahan, Gus Yahya menitipkan harapan kepada Unugiri Bjonegoro agar tidak hanya fokus mengembangkan institusi saja. Namun, juga mengembangkan Bojonegoro.
‘’PBNU menitipkan harapan-harapan besar kepada Unugiri, bukan hanya untuk mengembangkan institusi dan lembaga tetapi untuk perkembangan di Bojonegoro juga,’’ pesannya.
Menurutnya, jika itu berhasil dampaknya juga akan sangat luas, bukan hanya untuk wilayah Jawa Timur saja, namun untuk seluruh Indonesia.
Tak lupa, Pengasuh Pondok Pesantren Raudhatut Thalibin, Leteh, Rembang itu juga mengucapkan selamat kepada Rektor Unugiri sebagai penutupnya.
‘’Saya ucapkan selamat kepada Pak Jauharul Ma'arif sebagai rektor yang baru dilantik. Mudah-mudahan bisa melaksanakan tugas dengan baik. Siap-siap jungkir balik supaya peluang yang ada ini tidak tidak lewat sia-sia,’’ pungkasnya.
Pengesahan tersebut tercantum dalam Surat Keputusan dari PBNU No. 2167/PB.01/AII.01.45/99/08/2024 tentang Pengangkatan Rektor Unugiri Bojonegoro Masa Khidmat 2024-2028.
Di antara isinya adalah menegaskan kepada yang bersangkutan untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai peraturan yang berlaku serta petunjuk dari PBNU.
Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Sekretaris Negara yang juga merangkap Dewan Pembina Unugiri, Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc; Sekjen PBNU, Saifullah Yusuf; Rais Syuriyah PCNU Bojonegoro, KH. Ahmad Maimun Syafi'i; Rais Tanfidziyah PCNU Bojonegoro, dr. Kholid Ubaid; BPP UNUGIRI, Drs. Saifuddin Idris, MM; Pengasuh Pondok Pesantren se-Bojonegoro, Kepala Dinas dan Kepala Lembaga Pendidikan di Bojonegoro serta segenap Sifitas Akademika Unugiri. (*)
Editor : Yuan Edo Ramadhana