BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Dibangunnya kawasan ruang terbuka hijau (RTH) di Jalan MH Thmarin membuat masyarakat sekitar Desa Kauman dan Kelurahan Ledok Wetan merasakan peningkatan ekonomi. Tidak hanya para pedagang di kawasan tersebut, tapi warga setempat yang bertugas sebagai penjaga parkir juga turut merasakan dampak positifnya.
Winto salah satu petugas parkir mengatakan, sebelum ada pembangunan, kawasan tersebut tergolong sepi. Namun, setelah adanya pembangunan jalan, trotoar, hingga pemasangan penerangan membuat tempat tersebut ramai dikunjungi orang-orang. Terlebih terpasang tempat duduk di sepanjang trotoar dengan aneka tanaman hias yang mempercantik kawasan tersebut.
Tersedianya aneka macam jajanan yang dijual memenuhi kawasan yang dikenal dengan sebutan Maliogoro tersebut juga menjadi daya tarik tersendiri. Pasalnya, para pengunjung senang menghabiskan waktu liburnya untuk menikmati suasana malam hari dengan ditemani aneka jajanan. Sehingga, melengkapi suasana nongkrong di tengah Kota Ledre ini.
''Sebelumnya sepi. Setelah dibangun langsung ramai. Menjadi jujukan pengunjung. Terlebih saat akhir pekan atau hari libur," ujar laki-laki asal Desa Kauman tersebut.
Dia mengatakan, sejak dibangunnya kawasan tersebut dan dijadikan sebagai tempat wisata. Ia bersama dengan paguyuban masyarakat di desanya memutuskan untuk berjaga parkir. Tidak untuk kepentingan pribadi. Hasil dari parkir tersebut dimanfaatkannya untuk kepentingan masyarakat.
Di antaranya, sebagai uang kas, musala, membantu orang yang membutuhkan, hingga menjenguk apabila ada warga setempat sakit. Tidak hanya itu, di Hari Raya Idul Fitri tahun lalu, hasil dari berjaga parkir dimanfaatkan untuk membeli sembako. Kemudian dibagikan untuk masyarakat yang membutuhkan.
''Dengan dibangunnya kawasan ini masyarakat menjadi semakin produktif, semua merasakan dampak positifnya," pungkasnya. (ewi/bgs)
Editor : Hakam Alghivari