BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro Lindungi 300 Atlet Popda 2026

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Sebanyak 300 atlet Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2026 di Bojonegoro mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan (jamsostek). Penyerahan perlindungan secara simbolis dilaksanakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Selasa (27/10/2026).
Perlindungan ini menjadi langkah untuk memberikan rasa aman kepada para atlet selama mengikuti kegiatan olahraga. Dengan adanya jamsostek, para atlet diharapkan dapat menjalani latihan maupun pertandingan dengan lebih tenang.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro Denny Herliyantono, menyampaikan, perlindungan bagi atlet merupakan bagian dari upaya memberikan jaminan sosial kepada masyarakat yang menjalankan aktivitas dengan risiko kecelakaan kerja, termasuk di bidang olahraga.
Menurutnya, aktivitas olahraga, terutama saat latihan dan pertandingan memiliki risiko cedera maupun kecelakaan. Karena itu, perlindungan jaminan sosial menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap keselamatan dan kesejahteraan atlet.
Baca Juga: Bantu Pekerja Miliki Rumah, BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro Sosialisasikan Program MLT di Unigoro
Melalui program BPJS Ketenagakerjaan, tutur dia, peserta yang memenuhi ketentuan dapat memperoleh manfaat jaminan. Terkavernya atlet menjadi langkah nyata pemerintah hadir. "Perlindungan ini diharapkan memberikan rasa aman kepada para atlet saat berlatih maupun bertanding. Dengan begitu, mereka bisa lebih fokus mengembangkan kemampuan dan mengukir prestasi," ujar Denny.
Dia menambahkan, perluasan perlindungan jamsostek penting dilakukan agar semakin banyak kelompok masyarakat, termasuk atlet pelajar, mendapatkan perlindungan sesuai risiko aktivitasnya.
Sementara itu, tambah dia, Pemkab Bojonegoro diharapkan terus mendorong perlindungan jaminan sosial bagi atlet sebagai bagian dari perhatian terhadap keselamatan dan kesejahteraan mereka. Dukungan tersebut dapat memperkuat pembinaan olahraga daerah, sehingga para atlet dapat berkompetisi dengan lebih aman dan optimal.
"Dengan terlindunginya 300 atlet Popda 2026, sinergi antara Pemkab Bojonegoro dan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan terus berlanjut. Tidak hanya dalam mendukung pencapaian prestasi olahraga, tetapi juga memastikan aspek perlindungan sosial menjadi bagian dari pembinaan atlet di Bojonegoro," tutur Denny. (*/yna)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




