RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Keuangan Persibo tidak sehat, terjadi tunggakan gaji pemain dan pelatih tim kebanggaan warga Bojonegoro. Bahkan sebelumnya dua bulan gaji belum dibayarkan.
Namun pada Rabu (25/2) gaji untuk Januari telah dibayar manajemen kepada pemain dan pelatih. Sehingga menyisakan kekurangan gaji untuk Februari.
Dari sumber internal Persibo menyebutkan, biasanya gaji dibayarkan manajemen di minggu pertama di setiap bulan. Namun untuk Januari tetiba mundur hingga kemarin baru dibayar. Sedangkan untuk Februari belum.
Sementara untuk kontrak pemain dan pelatih berakhir pada akhir Februari. Sehingga gaji yang belum dibayarkan satu bulan.
Presiden Persibo Deddy Adrianto membenarkan adanya gaji yang belum dibayarkan untuk semua pemain dan pelatih. Keterlambatan tersebut akibat dari masalah internal yang dialami manajemen.
‘’Ada masalah di internal management,” ungkapnya.
Terkait kapan gaji dibayarkan, Deddy mengaku masih menunggu keputusan dari para pemilik saham. Terlebih untuk menyelesaikan permasalahan itu butuh keputusan bersama para pemegang saham Persibo.
Deddy mengaku Persibo saat ini dalam masa sulit. Terlebih dalam mengarungi kompetisi Liga 3 Nusantara musim ini minim stakeholder di Bojonegoro yang memberikan dukungan. Termasuk tak ada suport dari pemerintah daerah.
‘’Karena sekarang harus berjuang sendiri semua, apalagi di Liga 3 ini sangat singkat sekali” jelasnya.
Skuad Persibo sendiri terakhir menjalani pertandingan pada 26 Januari lalu. Usai laga menghadapi Persinab Sang Maestro FC tersebut skuad dibubarkan dan para pemain kembali ke rumah masing-masing. Juga terdapat yang melanjutkan karir di klub lain. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana