RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Setelah sama-sama membunuh raksasa Eropa, Fluminense dan Al-Hilal bertemu di babak perempat final FIFA Club World Cup (Piala Dunia Antarklub) 2025 pada Sabtu pagi (5/7). Fluminense keluar sebagai pemenang duel tersebut, dan membuat benua Asia tidak memiliki wakil tersisa.
Sebelumnya di babak 16 besar, Fluminense secara mengejutkan sukses membuat Inter Milan angkat koper. Sementara Al-Hilal sukses memenangkan balap gol melawan Manchester City meskipun sempat diseret ke babak tambahan waktu.
Kedua tim tergolong sama kuat, namun Al-Hilal lebih sering memegang kendali pertandingan dengan penguasaan bola ciamik serta pertahanan disiplin. Meskipun demikian, justru mereka yang kecolongan duluan setelah Matheus Martinelli memanfaatkan celah kosong untuk menyarangkan bola ke gawang di menit ke-40.
Di akhir babak pertama, Al-Hilal nyaris mendapat hadiah penalti setelah Marcos Leonardo terjatuh di kotak penalti. Namun melalui pemeriksaan VAR, diketahui Marcos jatuh sendiri tanpa kontak, sehingga penalti dibatalkan.
Namun lima menit setelah babak kedua dimulai, Marcos kembali berupaya jadi juru selamat Al-Hilal. Melalui suplai bola dari Kalidou Koulibaly yang menerima tendangan pojok, Marcos dapat meneruskan bola ke gawang tanpa gangguan.
Di menit ke-70 Al-Hilal berupaya membangun serangan balik setelah menghalau serangan dari lini depan Fluminense. Namun bola dapat kembali direbut dengan cepat, membuat mereka kocar-kacir memilih antara menjaga Ruben Neves atau Hercules.
Setelah percobaan pertama gagal, Hercules langsung memposisikan diri untuk menerima bola dari Ruben. Dengan penjagaan minim, Hercules dapat menghajar gawang Al-Hilal dengan mudah.
Hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol ekstra yang tercipta. Fluminense sukses mengamankan tiket semifinal, dan Al-Hilal pulang sebagai wakil Asia yangt tersisa.
Di semifinal, mereka akan menghadapi Chelsea, yang sukses menghajar sesama klub asal Brazil, Palmeiras di perempat final. Sebagai wakil non-Eropa yang tersisa, menarik untuk melihat usaha Fluminense untuk mencoba mematahkan superioritas klub benua biru di fase akhir Piala Dunia Antarklub. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana