BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Persibo Bojonegoro bakal bertandang menghadapi Persekat Tegal di Stadion Tri Sanja Slawi sore ini (5/2). Laga tersebut sangat penting untuk kedua tim. Sebab, menjadi laga yang memperebutkan puncak klasemen sementara grup J playoff degradasi Liga 2.
The Giant Killer dan Laskar Ki Gede Sebayu (julukan Persekat) sama-sama memiliki enam poin. Sehingga, pemenang pertandingan hari ini bakal memuncaki klasemen sementara. Terlebih di pertandingan kemarin (4/2), Persewar dan Gresik United bermain imbang.
Namun, klub kebanggaan masyarakat Bojonegoro harus berjuang keras. Selain berstatus sebagai tim tamu, Persibo harus menghadapi eks pelatih yang membawa naik kasta ke Liga 2. Pelatih Persekat Putu Gede merupakan juru taktik klub bermarkas di Stadion Letjen Soedirman (SLS) musim lalu di Liga 3 putaran nasional.
Jajaran pelatih Persibo sudah menyiapkan pemain dan strategi terbaik untuk melawan Persekat. Telebih sadar lawan tim bagus yang memiliki pelatih berkualitas.
Pelatih Persibo Reswandi mengatakan, untuk persiapan melawan Persekat normal seperti biasa. Gameplan atau rencana pemainan sudah disiapkan. Tentu persiapan yang baik menjadi bentuk penghormatan pada lawan.
Reswandi menjelaskan, Persekat merupakan tim yang baik dan memiliki pelatih bagus. Namun, timnya tetap berupaya mencuri poin pada laga hari ini. Baik satu poin maupun tiga poin. ’’Sebelas pemain yang dimainkan Persekat adalah pemain terbaik yang disiapkan. Sehingga, mewaspadai semuanya,” jelasnya.
Pelatih Persekat Putu Gede mengatakan, persiapan untuk laga melawan Persibo bagus. Termasuk ketika official training (OT) kemarin pagi (4/2). Semua pemain siap diturunkan pada pertandingan.
Putu menjelaskan, Persibo tim bagus dan layak masuk ke babak delapan besar sebenarnya. Secara materi pemain bagus hingga memiliki pemain berpengalaman. Sehingga, kualitas tim baik dan wajib diwaspadai.
’’Banyak taktikal dilakukan Persibo di pertandingan sebelumnya,” jelasnya. Menurut Putu, kemampuan taktikal lawan perlu diwaspadai. Juga semua pemain berbahaya, mulai dari belakang hingga depan. Terlebih tim Persibo kolektif.
’’Skema bola mati dari Persibo perlu diwaspadai. Banyak gol mereka tercipta dari situasi bola mati,” ungkapnya. (irv/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana