alexametrics
24.9 C
Bojonegoro
Sunday, May 22, 2022

Tak Pernah Menang di Empat Laga

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Skuad Bojonegoro FC (BFC) U-17 meraih hasil buruk pada gelaran Piala Soeratin U-17. Dari empat laga yang dilakoni di grup C, Laskar Rajekwesi U-17 tidak pernah sekalipun memenangkan pertandingan. Bahkan kebobolan 7 gol dan hanya memasukkan 1 gol, hanya meraih satu poin. Dalam pertandingan di Lapangan Yonif Para Raider 502/UY, Jebung, Malang itu, BFC U-17 kalah 0-3 dari Persebaya Surabaya, seri 1-1 melawan Singhasari FC, kalah 0-2 dari Gresik United dan pada laga terakhir Senin (27/12) lalu kalah 0-1. 

Manajer BFC U-17 Mi’un mengakui belum bisa memberikan hasil terbaik dalam Piala Soeratin U-17 tahun ini. Meskipun sudah berusaha maksimal. “Belum bisa lolos ke babak selanjutnya,” ungkapnya kemarin (28/12). Mi’un mengklaim, persiapan yang mepet menjadi kendala BFC U-17 untuk bisa bersaing dengan tim lain di tingkat provinsi. Sebab latihan hanya dilakukan dua minggu menjelang pertandingan. Itupun tidak digelar secara rutin. “Persiapan sangat berpengaruh terhadap hasil yang diraih,” jelasnya. Terkait agenda lainnya untuk BFC U-17 pasca Piala Soeratin, menurut Mi’un masih menunggu instruksi dari Askab PSSI Bojonegoro. 

Baca Juga :  SSB Sukorejo Putra dan New Gesic Melaju ke Jatim

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Skuad Bojonegoro FC (BFC) U-17 meraih hasil buruk pada gelaran Piala Soeratin U-17. Dari empat laga yang dilakoni di grup C, Laskar Rajekwesi U-17 tidak pernah sekalipun memenangkan pertandingan. Bahkan kebobolan 7 gol dan hanya memasukkan 1 gol, hanya meraih satu poin. Dalam pertandingan di Lapangan Yonif Para Raider 502/UY, Jebung, Malang itu, BFC U-17 kalah 0-3 dari Persebaya Surabaya, seri 1-1 melawan Singhasari FC, kalah 0-2 dari Gresik United dan pada laga terakhir Senin (27/12) lalu kalah 0-1. 

Manajer BFC U-17 Mi’un mengakui belum bisa memberikan hasil terbaik dalam Piala Soeratin U-17 tahun ini. Meskipun sudah berusaha maksimal. “Belum bisa lolos ke babak selanjutnya,” ungkapnya kemarin (28/12). Mi’un mengklaim, persiapan yang mepet menjadi kendala BFC U-17 untuk bisa bersaing dengan tim lain di tingkat provinsi. Sebab latihan hanya dilakukan dua minggu menjelang pertandingan. Itupun tidak digelar secara rutin. “Persiapan sangat berpengaruh terhadap hasil yang diraih,” jelasnya. Terkait agenda lainnya untuk BFC U-17 pasca Piala Soeratin, menurut Mi’un masih menunggu instruksi dari Askab PSSI Bojonegoro. 

Baca Juga :  Kalah Lagi, Pelatih Bumi Wali Dipecat!

Artikel Terkait

Most Read

Anggaran Markah Jalan Veteran Ditolak

Harga Pertamax Naik 

Artikel Terbaru

Dari Dangdut ke Salawat

Mampu Berbuah Lebih Cepat

Anak Desa Harus Semangat Kuliah


/